Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

149 KPM Belum Dapat Kartu BPNT

adminbp-Admin Balpos • 2019-07-26 10:43:02

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menerapkan bantuan pangan non tunai (BPNT) pada Juli 2019. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) PPU Bagenda Ali mengatakan, sebelum BPNT diterapkan, sebanyak 9.565 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan beras sejahtera (rastra) yang disalurkan melalui bulog.

“Tahun ini, dari bulan Januari sampai Mei, yang disalurkan masih berupa rastra. Bulan selanjutnya, mulai diberlaku BPNT,” kata Bagenda Ali pada media ini, kemarin (25/7).

Penerapan BPNT tidak terlepas dari masalah. Karena dari 9.565 KPM terdapat 149 KPM belum mendapatkan kartu BPNT. Karena ada masalah administrasi. “Ada 149 KPM gagal teregistrasi sehingga belum diterbitkan rekening BPNT. Karena ada masalah NIK (nomor induk kependudukan)-nya. Itu masih dalam proses perbaikan data. Mudah-mudahan cepat keluar nomor rekening dan kartu BPNT-nya,” tuturnya.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan BPNT ke rekening penerima manfaat setiap bulan pada tanggal 10. Warga pemegang kartu hanya bisa belanja di e-warung yang telah menjalin kerja sama antara pihak bank dan pemerintah daerah.

Untuk di PPU sebanyak 59 e-warung yang tersebar di seluruh kecamatan telah dilengkapi alat gesek elektronik data capture (EDC) siap melayani KPM. “e-warung ini milik masyarakat yang bekerja sama dengan Bank Mandiri. e-warung itu sudah diberi alat gesekdari pihak bank,” terangnya.

Setiap bulan pemerintah pusat menyalurkan BNPT sebesar Rp 110 ribu per KPM. Bagenda Ali menekankan, voucher belanja sebesar itu cukup untuk 5 kilogram (kg) beras dan satu piring telur. “BPNT Rp 110 ribu hanya bisa dibelanjakan di e-warung. Di tempat lain tidak bisa. Karena, itu hanya voucher belanja dan tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang tunai,” tandasnya. (kad/rus)

Editor : adminbp-Admin Balpos