TANJUNG REDEB – Menanggapi usulan Ketua DPRD Berau, Madri Pani terkait ambulans dobel gardan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Totoh Hermanto mengaku telah mengusulkannya, namun tak kunjung terealisasi.
Dijelaskan Totoh, kebutuhan akan ambulans dengan spesifikasi mobil lapangan memang perlu, mengingat medan di daerah pedalaman yang cukup ekstrem. Sehingga, butuh mobil handal, untuk bisa melewati jalur tersebut.
“Sudah pernah kami usulkan, namun memang belum terealisasi,” katanya.
Ditambahkannya, pengadaan mobil tersebut memang dibutuhkan, namun berkaca juga dari anggaran yang ada di Berau. Sebab ia juga tidak mungkin memaksakan hal tersebut. “Jika bicara soal itu, tentu butuh tambahan,” ucapnya.
Ia juga berharap, dengan adanya dorongan dari DPRD Berau, bisa terealisasi pengadaan ambulans dobel gardan, guna memudahkan masyarakat yang areanya cukup sulit dilalui oleh mobil biasa. Sehingga pelayanan kesehatan, bisa semakin maksimal.
“Kami juga tentunya butuh dorongan DPRD, agar bisa segera terealisasi,” ungkapnya.
Totoh mengatakan, meskipun ambulans saat ini masih belum dobel gardan, namun ia memastikan, pelayanan tetap maksimal dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya, Ketua DPRD Berau, Madri Pani berharap, agar mobil ambulans yang ada di pedalaman gunakan mobil lapangan yang handal. Hal ini dikarenakan, kondisi geografis di Berau yang cukup ekstrem.
Dijelaskan Madri, dengan mobil ambulans lapangan, maka bisa memudahkan dalam mengangkut penumpang jika dalam keadaan terdesak. Sehingga, perjalanan bisa lebih mudah, dan rute berat tidak menjadi masalah.
“Sekarang begini, Berau ini medannya, cukup berat, jadi cocok jika mobil lapangan digunakan untuk ambulans,” paparnya. (hmd/arp)
Editor : izak-Indra Zakaria