Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Wabup Ingin Hiperbarik Difungsikan

uki-Berau Post • 2023-08-08 17:02:54
TINJAU: Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat mengunjungi fasilitas terapi udara Hiperbarik di Puskesmas Tanjung Batu beberapa waktu lalu.
TINJAU: Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat mengunjungi fasilitas terapi udara Hiperbarik di Puskesmas Tanjung Batu beberapa waktu lalu.

PULAU DERAWAN - Dalam lawatannya ke Kecamatan Pulau Derawan beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, kembali menyoroti keberadaan Unit Terapi Oksigen atau Hyperbaric Chamber (Hiperbarik) di Puskesmas Tanjung Batu.

Menurut Gamalis, alat tersebut perlu mendapatkan kalibrasi di luar tenaga teknis. Tak sampai di situ, saat ini diperlukan tenaga operator dan dokter spesialis yang mengerti dengan baik bagaimana pengoperasian alat tersebut.

“Jadi kita juga harus mempersiapkan baik operator maupun dokter yang memang betul-betul mumpuni untuk mengoperasikan alat ini,” jelasnya.

Hiperbarik disebutnya, bukanlah alat pengobatan yang dapat dijalankan oleh sembarang orang. Setidaknya perlu pengetahuan khusus dan keterampilan tersendiri. “Sebab, barang ini bukan barang sembarangan. Sehingga diperlukan operator dan dokter yang memang di bidang ini,” tuturnya.

Dalam waktu dekat ini juga dikatakan Gamalis, akan ada pelatihan untuk operator memperbaharui lisensi yang petugas miliki namun sudah kedaluwarsa. “Jika ingin difungsikan kembali maka sejumlah tahapannya harus dimulai. Dari kalibrasi, memperbaharui lisensi operator, hingga mengadakan pelatihan tenaga dokter di bidangnya masing-masing,” ujarnya.

Mengenai dokter ahli, itu diperlukan dokter umum yang disekolahkan kembali khusus spesialis hiperbarik ini. Ke depan katanya, tinggal bagaimana pemerintah saat ini menseriusi kembali aset Pemkab Berau yang bagus ini tentunya harus dibarengi dengan mempersiapkan kebutuhan SDM dokter tersebut. “Ketika itu bisa ada, saya yakin dua tahun bisa jalan lagi,” jelasnya.

Beberapa pembenahan memang dirasa Gamalis diperlukan. Seperti perbaikan ruangan, menambah fasilitas tirai dan lainnya. Hal ini perlu ditunjang, apalagi fasilitas Hiperbarik hanya terdapat dua di Kalimantan Timur, yaitu di Kabupaten Berau dan Kota Balikpapan.

“Jadi saat ini hanya tinggal satu aja yang berfungsi di Balikpapan, karena di Berau belum difungsikan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Totoh Hermanto, membenarkan bahwa saat ini posisi dokter spesialis Hioerbarik masih kosong. Saat ini, pihaknya juga sudah berupaya membuka penerimaan dokter spesialis Hiperbarik, sayang hingga saat ini belum terdapat pelamar.

“Itu memang tenaganya tidak ada. Agak sulit. Karena dia (dokter spesialis hiperbarik) punya spesifikasi khusus,” jelasnya.

Sejauh ini menurutnya, tidak ada kendala dalam proses rekrutmen selain ketiadaan peserta pelamar untuk posisi itu. Sehingga dirinya mengajak putra dan putri terbaik Berau, bahkan Kaltim yang merasa memiliki kompetensi yang disyaratkan untuk mendaftar.

“Kendala (hanya) tidak ada yang mendaftar, kita mengajak bagi yang mampu untuk ikut serta,” jelasnya.

Ditambahkannya juga, meski saat ini alat tersebut belum difungsikan akibat ketiadaan dokter spesialis yang menanganinya, namun dipastikannya kondisi alat dalam keadaan baik karena terus dilakukan perawatan. (*/sen/sam)

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan #infrastruktur