Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Baru 1 Blok TPU Terpadu Difungsikan

izak-Indra Zakaria • 2019-08-09 09:08:37

BALIKPAPAN—Dari tujuh blok pemakaman muslim yang tersedia di tempat pemakaman umum (TPU) Terpadu Km 15, baru satu blok yang terisi, yakni Blok E.

Jalil, pengawas pemakaman yang telah bekerja sejak 2013 menuturkan kepada Kaltim Post, sebelum dirinya bergabung, telah ada beberapa kuburan lama di TPU Terpadu. Meski dulu belum tertata seperti sekarang.

Kini pihaknya pun menata ulang kuburan sesuai ketentuan, yang hanya menggunakan rumput dan plakat. Hingga saat ini, telah ada 96 makam di Blok E. Sedangkan Blok A, B, C, D, F, dan G masih kosong.

Berada di area berbukit, Blok E berada di dekat lereng sehingga mesti disiring. Jarak antarmakam 50 cm. Rata-rata blok memiliki luas hingga 45 meter x 35 meter, atau bahkan lebih.

“Belum pernah dilakukan pengukuran yang pasti. Tapi yang sudah kita buka atau rawat sekitar 5 hektare dari 16 hektare lahan,” ucapnya.

Pemakaman di kawasan ini terlihat rapi dan asri. Jalanan masuk pun beraspal. Beberapa pohon dan tanaman hias seperti andong, asoka dan kamboja ikut mempercantik. Tidak ada pemisah antara makam anak maupun dewasa. Semua digabung. Jalil menyebut terdapat 15 orang petugas. Terdiri dari tim pengamanan, operator, penata makam-taman, serta petugas kebersihan. Ditambah dirinya sebagai pengawas.

“Untuk retribusi perawatan tiga tahun pertama dikenakan Rp 150 ribu. Tahun selanjutnya dikenakan Rp 50 ribu,” sebut Jalil.

Meski biaya perawatan tidak terlalu mahal, ia mengakui, masih sedikit warga yang mau memakamkan sanak-keluarganya di TPU Terpadu Km 15. Padahal ia maupun Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) telah melakukan sosialisasi. Hanya saja banyak yang mengeluhkan faktor jarak jadi alasan utama kenapa masih banyak lahan belum terpakai.

“Selain jarak, banyak yang ingin dimakamkan dekat rumah atau di satu TPU yang sama, sehingga mudah bagi keluarga melakukan ziarah. Yah, mau bagaimana lagi kalau warga inginnya begitu,” ujarnya.

Untuk diketahui, terdapat 32 TPU yang dikelola Disperkim, 11 di antaranya telah ditutup dikarenakan tak ada lagi lahan tersisa. Hanya saja masih tetap dipergunakan dengan cara tumpang-tindih jenazah. (lil/ms/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Balikpapan