BALIKPAPAN – Setelah mendistribusikan bantuan sosial tahap pertama, Pemkot Balikpapan telah menerima data terbaru yang dijaring melalui kelurahan dan RT. Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, data terbaru angka penambahannya cukup besar.
Bahkan, angka ini melebihi dari jumlah bantuan sosial yang disiapkan Pemkot Balikpapan. “Data terbaru sebanyak 69 ribu KK. Kalau digabung dengan gelombang pertama sudah dibagikan untuk 9 ribu KK. Artinya total sudah mencapai 78 ribu KK,” ungkapnya.
Jumlah yang melebihi dari prediksi. Melihat situasi ini, pihaknya akan melakukan identifikasi lagi. Mengingat berdasarkan perhitungan kemampuan anggaran daerah, awalnya bantuan sosial hanya cukup untuk 70 ribu KK.
“Saya meminta kesabaran bagi warga yang akan menerima bantuan sembako. Kami harus menyiapkan lagi untuk 69 ribu ini tidak mudah,” sebutnya.
Bukan hanya melihat anggaran, juga dari ketersediaan sembako. Jadi, dia meminta masyarakat mengerti distribusi bantuan sosial tidak mungkin rampung bersamaan. “Jika ada yang merasa belum dapat, sebaiknya bertanya dulu kenapa belum terima, kemungkinan masih dalam penyiapan,” imbuhnya.
Dia menuturkan, saat ini sekretaris daerah dan Dinas Sosial sedang melakukan verifikasi data penerima bantuan sembako dari Pemprov Kaltim. "Jika jumlah penerima bantuan Pemprov Kaltim tidak begitu banyak, nanti kita perjuangkan bisa mendapat bantuan dari situ juga. Sehingga semuanya ter-cover,” bebernya.
Seperti diketahui, Pemkot Balikpapan telah membagikan bantuan sosial tahap pertama kepada 9.368 KK. Sebelumnya, beberapa waktu lalu, penambahan data terbaru mencapai 40 ribu KK yang berasal dari 34 kelurahan. Kemudian berkembang mencapai 69 ribu KK.
Dia memohon agar masyarakat bisa bersabar karena pembagian sembako dilakukan secara bertahap. Tujuannya, pemberian bantuan ini tepat sasaran dan tak tumpang tindih.
Wakil Wali Kota Rahmad Mas’ud menambahkan, bantuan sosial ini bernilai total Rp 1 juta per KK. Jadi, nilai bantuan yang didistribusikan per bulan bervariasi. Bantuan sosial dari Pemkot Balikpapan terbagi dalam empat tahap.
Distribusi setiap tahap dilakukan per bulan hingga Juli. “Setelah tahap pertama selesai, tahap kedua akan didistribusikan sebelum ldulfitri,” katanya. (gel/kri/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria