Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jangan Terlalu Berharap dengan Vaksin

izak-Indra Zakaria • 2020-05-06 15:55:27
David Nabarro
David Nabarro

LONDON - Situasi lockdown dan phsyical distancing yang diterapkan sejak mewabahnya Covid-19 diprediksi akan menjadi hal wajar dan normal di masa depan. Prediksi tersebut datang dari Dr David Nabarro, seorang profesor di Imperial College London, Inggris.

Nabarro telah memperingatkan bahwa masyarakat tidak boleh membuat asumsi absolut tentang vaksin virus corona dan meyakini bahwa vaksin mungkin tidak benar-benar bisa ditemukan. “Kami tidak dapat membuat asumsi absolut bahwa vaksin akan bisa hadir. Atau, jika itu muncul, apakah vaksin itu akan bekerja untuk manusia dari segala aspek,” ucapnya dikutip dari CNN, Selasa (5/5).

Menurutnya, sangat penting bahwa semua masyarakat di mana pun mereka berada, dapat bertahan melawan virus corona sebagai ancaman konstan. Beberapa tim di seluruh dunia, termasuk satu di Universitas Oxford bekerja untuk mengembangkan vaksin virus corona.

Namun, kata Nabarro, tidak ada kepastian bahwa vaksin ini akan bekerja pada masyarakat luas.“Kita berurusan dengan sistem biologis, bukan dengan sistem mekanis. Itu sangat tergantung pada bagaimana tubuh bereaksi. Jangan sampai Anda berharap terlalu tinggi, lalu kemudian kecewa luar biasa karena fakta yang ada tidak sesuai harapan,” jelasnya.

Peringatan Nabarro muncul tidak lama setelah Universitas Oxford bermitra dengan raksasa farmasi AstraZenenca untuk pengembangan, pembuatan, dan distribusi besar-besaran kandidat vaksin Covid-19 yang saat ini sedang diujicobakan di Inggris. Langkah ini akan memungkinkan vaksinasi cepat di seluruh dunia jika kandidat terbukti efektif.

Uji coba manusia terhadap vaksin yang dikembangkan oleh Jenner Institute University dimulai minggu lalu, dengan ratusan orang secara sukarela menjadi bagian dari studi yang menerima GBP 20 juta atau setara dengan Rp 376 miliaran pendanaan dari Pemerintah Inggris.

Profesor Sir John Bell, Profesor Regius Kedokteran di Universitas Oxford menggambarkan kemitraan dengan AstraZeneca sebagai kekuatan utama dalam perjuangan melawan pandemi untuk masa mendatang.(jpg/kri)

Editor : izak-Indra Zakaria
#corona #Mancanegara