Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pemkab Bantah Isu Pengusiran Tenaga Medis

izak-Indra Zakaria • Selasa, 12 Mei 2020 - 17:10 WIB
KONFERENSI PERS: Sekkab bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kubar memberikan keterangan terkait isu pengusiran tenaga medis di Kubar, belum lama ini.
KONFERENSI PERS: Sekkab bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kubar memberikan keterangan terkait isu pengusiran tenaga medis di Kubar, belum lama ini.

SENDAWAR-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 membantah isu terkait pengusiran tenaga medis di Kubar. Seperti diberitakan sebelumnya, media sosial digegerkan dengan kabar seorang tenaga medis di salah satu klinik swasta diusir dari indekosnya.

Isu tersebut dibantah keras oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kubar Yacob Tullur, Sabtu (9/5). Dia menyebutkan, para tenaga medis di rumah sakit penanganan Covid-19 di Kubar dilakukan secara bergantian atau sistem sif.

"Artinya bergantian. Yang hari ini bertugas, kemudian di-off-kan dulu, diganti petugas medis yang lain. Yang off kita siapkan tempat tinggal khusus untuk tempat isolasi diri. Kita perhatikan ini, supaya kondisi mereka (para tenaga medis) selalu fit. Jadi tidak benar itu," tegasnya kepada wartawan.

Disebutkan, saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kubar ada 16 orang. Satu di antaranya telah dinyatakan sembuh, yakni pasien KBR 01. "Yang sembuh kita pulangkan dengan catatan tetap harus jaga jarak, selalu memakai masker," kata Yacob Tullur.

Melihat banyaknya kasus positif juga pasien dalam pengawasan (PDP) di Kubar, Tim Gugus Tugas menyadari tugas para tenaga medis cukup berat. Sehingga untuk menjaga agar mereka selalu dalam kondisi fit, diterapkan sistem sif.

Sekkab Kubar mengungkapkan, saat ini jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona sebanyak 219. "Yang sembuh kita pulangkan dengan catatan tetap harus jaga jarak, selalu memakai masker," kata Yacob Tullur.

Dia kembali menegaskan kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi anjuran protokol yang sudah ditetapkan pemerintah. Selalu jaga jarak, dan tetap di rumah saja. Kalaupun harus keluar wajib pakai masker. (rud/kri/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Kutai Barat