Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kasus Mahsa Amini Berbuntut Panjang, Demo di Teheran Ricuh, Instagram dan WhatsApp Diblokir

izak-Indra Zakaria • 2022-09-24 11:01:52
Photo
Photo

TEHERAN - Aksi demo di Iran belum mereda. Hingga Kamis (22/9) aksi yang sudah berlangsung selama 6 hari berturut-turut itu telah merenggut 17 nyawa. Mereka terdiri dari para demonstran, polisi yang bertugas dan milisi pro pemerintah.

Media lokal yang dikutip Agence France-Presse mengungkapkan bahwa tiga tantara paramiliter yang dikerahkan untuk mengatasi demonstran telah ditembak mati mapupun ditusuk di Tabriz, Qazvin dan Mashhad. Sementara Polisi menampik tuduhan bahwa mereka terlibat dalam pembunuhan massa.

Di beberapa lokasi, demo yang menuntut keadilan atas kematian Mahsa Amini berakhir dengan bentrok. Perempuan 22 tahun itu ditangkap pada 13 September oleh polisi moral di Teheran karena bajunya dan jilbabnya dianggap melanggar aturan. Amini meninggal dunia pada 16 September. Diduga dia tewas akibat dipukuli petugas.

Untuk mendinginkan situasi, pemerintah memblokir akses media sosial seperti WhatsApp dan Instagram. Pengawas internet NetBlocks mengungkapkan bahwa itu adalah pemblokiran paling parah sejak 2019. Saat itu demonstran turun ke jalan untuk menolak kenaikan harga BBM.

Hilangnya konektivitas ini berskala nasional. Imbasnya tentu saja jutaan penduduk tidak bisa mengakses internet. Pemblokiran terjadi pada provider seluler utama dan perusahaan jaringan lainnya. ’’Server WhatsApp terganggu di beberapa penyedia internet hanya beberapa jam setelah layanan Instagram diblokir,’’ bunyi pernyataan NetBlocks seperti dikutip Al Jazeera.

Organisasi yang berbasis di London, Inggris itu mengungkapkan bahwa gangguan internet terjadi Jumat (16/9) di Teheran dan beberapa wilayah lainnya. Saat itu demo pertama kali pecah dan belum masif. Mulai Senin (19/9) pemblokiran juga terjadi di Provinsi Kurdistan dan Iran bagian barat.

WhatsApp terkadang masih bisa digunakan, tapi hanya untuk mengirimkan pesan teks bukan gambar. Sedangkan Instagram benar-benar diblokir sepenuhnya. Dua platform milik Meta, perusahaan induk Facebook itu termasuk jejaring media sosial yang masih diizinkan beroperasi. Sementara TikTok, YouTube, Twitter dan Facebook diblokir di beberapa wilayah di Negeri Para Mullah tersebut.

Aksi membela Amini itu paling mencuat terjadi di Kurdistan. Itu adalah tempat tinggal Amini. Ketika ditangkap, dia sedang berkunjung ke Teheran. Iran memberlakukan aturan wajib berpakaian sopan tak lama setelah Revolusi Islam lahir pada 1979. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dia mengalami serangan jantung dan stroke saat di pusat detensi.

Amini lantas dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal beberapa hari kemudian. Keluarga Amini membantah klaim polisi Teheran bahwa dia memiliki beberapa kondisi yang sudah ada sebelumnya seperti epilepsi, jantung dan diabetes.

Sementara itu dari Sri Lanka, situasinya kian memburuk. Tingkat inflasi tahunan pada Agustus di negeri itu melonjak hingga 70,2 persen. Data resmi pemerintah juga menunjukkan harga pangan naik 84,6 persen dibandingkan tahun lalu. Negara berpenduduk 22 juta orang itu terjerumus ke dalam kekacauan keuangan dan politik, karena menghadapi kekurangan mata uang asing.

Dulu Sri Lanka sangat bergantung dengan wisatawan. Namun karena pandemi, pemasukan dari sektor ini tertutup sepenuhnya selama 2 tahun. Korupsi dan pengaturan keuangan yang tidak bagus di pemerintahan kian memperburuk situasi.

Karena perekonomian yang terpuruk, Sri Lanka tidak mampu membeli bahan bakar, pupuk dan obat-obatan. Mereka juga gagal membayar hutang luar negeri di awal tahun ini. Pergolakan politik juga membuat Gotabaya Rajapaksa lengser dari kursi kepresidenan dan sempat melarikan diri ke luar negeri.

Pejabat Sri Lanka dijadwalkan bertemu kreditur hari ini untuk membahas sejauh mana masalah ekonomi negara dan proposal untuk merestrukturisasi utangnya. Sejauh ini baru India yang kerap mengulurkan tangan ke Sri Lanka. Negara tersebut menangguhkan pembayaran impor Sri Lanka senilai USD 1,2 miliar (Rp 18,01 triliun) dan menawarkan kredit sebesar USD 55 juta (Rp 825,4) untuk impor pupuk. (sha/bay)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Mancanegara