Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Alimuddin, Deputi IKN Asal Kaltim yang Mengawali Karier di Militer

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 18 Februari 2023 - 18:47 WIB
Alimuddin saat dilantik.
Alimuddin saat dilantik.

Satu jabatan deputi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjadi milik warga Kaltim. Alimuddin, kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) dilantik sebagai Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Kamis (16/2).

 

 

Rikip Agustani

ikkkifarikikki@gmail.com

 

BUTUH perjuangan panjang bagi Alimuddin untuk bisa terpilih menjadi Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN. Dia menyisihkan ratusan pelamar saat pendaftaran ditutup 5 Januari 2023. Saat pengumuman hasil seleksi administrasi, tercatat 129 pelamar mengincar posisi deputi ini.

Namun, hanya 10 orang yang dinyatakan lolos untuk melanjutkan tahapan penulisan makalah. Salah satunya adalah dirinya. Seleksi penulisan makalah dilaksanakan pada 12 Januari 2023 via fasilitas Zoom Meeting. Para peserta diawasi secara daring oleh pengawas. Kegiatannya pun direkam selama sesi uji makalah berlangsung. Selama dua jam, Alimuddin diminta membuat makalah yang telah diinstruksikan sebelumnya oleh panitia.

Hingga akhirnya, pengumuman pada 16 Januari 2023. Alimudin berada pada peringkat 9 dari 10 peserta. Dengan raihan nilai 73,25. Namun dia tetap dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Yaitu uji kompetensi yang juga dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada 18 Januari 2023. Hasilnya diumumkan pada 24 Januari 2023. Kali ini, peringkat Alimuddin naik. Dia berada pada peringkat kelima dari 10 peserta yang mengikuti seleksi uji kompetensi. Dia meraih nilai 68,7.

Alimuddin pun berhasil melanjutkan tahapan akhir. Yakni seleksi wawancara yang dilaksanakan secara tatap muka. Namun hanya lima peserta yang melanjutkan tahapan seleksi wawancara ini. Dia menjalani wawancara seleksi tahap akhir di Ruang Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet (Setkab), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta Pusat, pada 27 Januari 2023.

Hingga pengumuman hasil seleksi jabatan deputi di Otorita IKN itu keluar pada 30 Januari 2023. Alimuddin masuk tiga besar. Bersama Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Muhammad Isradi Zainal, dan Sugeng Chairuddin, pejabat fungsional widyaiswara ahli utama Pemprov Kaltim yang juga mantan sekretaris kota (sekkot) Samarinda. Akhirnya, pada 13 Februari 2023, Presiden meneken Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 31/TPA Tahun 2023 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Otorita IKN. Isinya mengangkat Alimuddin sebagai Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN. Pelantikan pun dilaksanakan di Aula Serba Guna Kemensetneg kemarin.

“Saya akan meminta arahan pimpinan dulu. Karena Otorita IKN ini, memiliki tiga kantor. Di Jakarta, Balikpapan, dan home base hunian pekerja konstruksi di IKN,” katanya saat dihubungi Kaltim Post usai pelantikan. Pria yang sempat menjabat sebagai kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU ini menerangkan, segera melakukan kerja cepat di lapangan. Sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Jadi sesegera mungkin, saya harus kembali ke Balikpapan. Untuk berkoordinasi dengan teman-teman di lapangan. Semua stakeholder untuk segera action. Karena kita dikejar waktu. Bahkan kepala Badan Otorita menyampaikan, sampai dengan Agustus 2024, tidak ada tanggal merah. Kita harus masuk terus,” terang dia. Di samping itu, Alimuddin juga harus menyelesaikan tugasnya sebagai PNS di Pemkab PPU. Yaitu kepala Disdikpora.

Sesuai Peraturan Kepala Otorita IKN, dia harus melepas jabatannya sebagai kepala Disdikpora PPU. Sebagai Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin mempunyai sederet tugas. Di antaranya perumusan kebijakan, pelaksanaan, pengoordinasian, pemantauan, dan pengawasan di bidang sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Termasuk di dalamnya, sinkronisasi dan integrasi pengembangan sumber daya manusia dan pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan program di IKN beserta daerah mitra.

Alimuddin diharapkan menjadi penyambung antara PPU dan Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai daerah asal dengan IKN. “Makanya saya rasa perlu dilakukan sosialisasi yang intens kepada masyarakat. Agar paham dan mengerti alasan harus ada IKN ini,” jelasnya. Nantinya, tugas Alimuddin akan dibantu tiga direktur. Yakni Direktur Pelayanan Dasar, Direktur Pemberdayaan Masyarakat, dan Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.

“Sepertinya posisi direktur itu, belum terisi. Seadanya dulu. Makanya perlu segera koordinasi dengan pemerintah daerah dan mitra kita di lapangan,” ungkapnya. Dikutip dari laman resmi Otorita IKN kemarin, pendidikan terakhir Alimuddin adalah S-2 Ilmu Pemerintahan Universitas Padjajaran. Dia tercatat mengawali kariernya sebagai pama Korem 071 pada 1993 hingga menduduki berbagai jabatan di kodim dan koramil di berbagai daerah di Indonesia. Pada 1996, Alimuddin menjabat lurah di Kecamatan Penajam.

Sementara itu, dalam sambutannya saat melantik deputi terpilih kemarin, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan, selama lima tahun ke depan, lembaga yang dipimpinnya memiliki tugas untuk menyiapkan dasar-dasar dalam pembangunan hingga pengembangan IKN. Dia berharap, Alimudddin dan tiga pejabat lainnya yang dilantik, memperkuat koordinasi, komunikasi, konsolidasi, dan kolaborasi dengan semua elemen masyarakat di dalam dan di luar negeri.

“Kedua, tidak ada toleransi untuk korupsi. Otorita IKN harus menjaga good governance agar dapat menerapkan ESG. Yakni environment, social, dan governance. Ketiga, segera membangun tim yang kuat dan kompak,” ungkapnya. (riz/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria