UJOH BILANG–Dalam tata pemerintahan yang baik (good governance), dibutuhkan pula masyarakat yang memahami dan mengerti pengelolaan informasi yang diberikan.
Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun membuka sosialisasi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID), di Ruang Rapat Bappelitbangda, Kamis (27/7). “Konsep good public sebagai masyarakat yang peduli dengan pemerintahan, melalui kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan agar berjalan tertib, lancar, tanpa penyimpangan dan penyalahgunaan dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.
Konsep good public sangat berperan dalam pencapaian keberhasilan pembangunan. Peran tersebut sangat dipengaruhi improvisasi dan inisiasi masyarakat dalam menjaga informasi yang didapatkan, sehingga kepentingan dan kebutuhan terhadap informasi yang diberikan sejalan dengan yang dicita-citakan. Ada beberapa hal pokok yang disampaikan. Pertama, Kegiatan itu merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Mahulu yang informatif. “Dengan membuka akses publik terhadap data dan informasi, seluruh perangkat daerah akan termotivasi untuk bertanggung jawab, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat atas akses informasi publik secara cepat, efisien, dan efektif,” ucapnya.
Kedua, diharapkan menjadi spirit demokrasi yang menawarkan kebebasan, sekaligus tanggung jawab secara bersamaan. Keterbukaan informasi harus mendorong akses publik terhadap informasi secara luas.
Terakhir, dari kegiatan itu dapat menjadi momen menyatukan langkah, meningkatkan kerja sama dalam upaya memperkuat komitmen, dengan langkah pengelolaan dan pelayanan informasi publik di masing-masing unit kerja. Sehingga pelayanan informasi dan penyediaan jenis-jenis informasi sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dapat diselenggarakan dengan baik. (prokopim/*/sya/dra)
Editor : izak-Indra Zakaria