Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Empat Kampung di Kutai Barat Masih Terisolir

izak-Indra Zakaria • Senin, 7 Agustus 2023 - 22:15 WIB
RUSAK BERAT : Beginilah kondisi akses jalan darat di Kecamatan Bongan, Kubar. Warga harus berjibaku dengan kubangan lumpur agar bisa melintas.IST
RUSAK BERAT : Beginilah kondisi akses jalan darat di Kecamatan Bongan, Kubar. Warga harus berjibaku dengan kubangan lumpur agar bisa melintas.IST

SENDAWAR - Akses jalan darat empat kampung di Kecamatan Bongan, Kubar masih butuh perhatian serius pemerintah. Kerusakan jalan yang mengakibatkan hampir 800 jiwa yang bermukim di kampung harus terisolir. Yakni kampung Deraya, Tanjung Soke, Gerunggung dan Lemper.

Akses jalan sepanjang 9 kilometer dari Kampung Deraya ke Tanjung Soke diketahui rusak berat dan tidak bisa dilalui kendaraan warga. Begitu juga dari Tanjung Soke ke Gerunggung rusak sepanjang 6 kilometer.

Hal ini diakui Camat Bongan, Tohir saat dikonfirmasi media ini. Kondisi jalan sekarang tak layak dilalui. Pun oleh pejalan kaki. ”Jangankan kendaraan, jalan kaki saja susah,” kata Camat.

Titik kerusakan, kata camat, karena konstruksi jalan berupa tanah lemah. Sehingga jalan berlumpur yang licin dan lembek. “Di bagian yang licin, warga tergelincir, di bagian yang lunak, kendaraan warga, yaitu motor, menancap tak bisa bergerak,” ungkapnya.

Mirisnya, kondisi tersebut telah berlangsung lama yaitu sekitar dua tahun hingga sekarang, namun belum tersentuh perbaikan. Apalagi di musim hujan, tingkat kerusakan parah jalan langsung meningkat.

Sedangkan distribusi sembako, warga harus mengirimkannya melalui anak Sungai Mahakam. Namun bila sungai surut, maka kembali transportasi terputus. Padahal jarak antar kampung dengan ibukota kecamatan lebih kurang hanya 20 km.

Dikatakan Camat, bukan tanpa alasan jika empat kampung di wilayahnya itu masuk dalam daerah terluar, terpencil, dan tertinggal. Faktornya karena infrastruktur yang belum layak. Karena itu, pihaknya tengah mencari cara untuk membuka akses jalan.

Adapun yang tengah dilakukan saat ini adalah memelihara dan membersihkan jalan dari Kampung Deraya dan ke Kampung Gerunggung sepanjang 15 km.

Diketahui, hanya motor dengan modifikasi yang bisa melalui akses jalan tersebut seperti kendaraan trail atau motor dengan ban yang dipasangi rantai agar bisa melewati medan lumpur. (*/luk)

Editor : izak-Indra Zakaria