Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ajarkan Berwirausaha, SMAN 5 Adakan Bazar

rusli-Admin Sapos • 2020-01-09 21:31:44
PUKUL GONG. Kepala SMAN 5 Sutrisno membuka bazar dalam rangkaian HUT SMAN 5 Samarinda.
PUKUL GONG. Kepala SMAN 5 Sutrisno membuka bazar dalam rangkaian HUT SMAN 5 Samarinda.

SEBAGAI upaya untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha sejak dini, SMA Negeri 5 Samarinda mengadakan bazar di halaman SMAN 5 Jalan Juanda, Kamis (9/1).

Ketua Panitia Bazar Agus Jayadi mengatakan, bazar ini merupakan sudah yang ketujuh kalinya diadakan dalam rangkaian HUT SMAN 5. “Kali ini kami adakan bazar dengan tema nusantara. Dari pakaian guru dan siswa. Karena perbedaan keberagaman itu bukan menjadikan kita terpecah dan bermusuhan, tetapi justru membuat kita lebih arif, menghargai dan lain sebagainya,” jelas Agus.

Ia menyebutkan dalam bazar ini, dimeriahkan dengan beragam rangkaian kegiatan seperti lomba memasak dan penampilan siswa. Dengan melibatkan seluruh kelas dan wali kelas. Dalam acara ini menjadi penggeraknya yakni para guru prakarya.

"Penampilan anak-anak dari dance, akustik, paduan suara, fashion show, talent-talent SMAN 5. Ada juga yang dilombakan yakni lomba akustik, lomba memasak, lomba fashion show, lomba yel-yel, lomba hadangan atau olahraga, dan lomba bazar sendiri," bebernya.
Diharapkan event ini dapat melahirkan wirausahawan muda dengan mengangkat nama Kaltim kedepannya. Karena di sekolah tidak hanya mendapatkan teori pembelajaran di kelas saja, tetapi juga merupakan suatu pembelajaran di luar kelas.

Sementara Kepala SMAN 5 Sutrisno mengungkapkan event ini agar dapat mengembangkan kreatifitas siswa khususnya pada keterampilan memasak menu khas nusantara dan keterampilan dalam berwirausaha. "Kami mengusung tema kuliner nusantara ini karena di Indonesia punya potensi besar terharap bahan baku makanan. Ini juga sebagai wadah untuk mengenalkan makanan nusantara ke siswa," ungkapnya.

Ia menambahkan pihaknya ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada siswanya, diharapkan agar para siswanya ketika lulus tidak hanya bercita-cita sebagai pegawai negeri saja saja tetapi juga berkeinginan menjadi pengusaha yang bisa menciptakan lapangan kerja. "Jiwa kewirausahaan itu penting kita tumbuh kembangkan kepada anak-anak agar kreatif dan inovatif," tutupnya. (adv/nch/nin)

Editor : rusli-Admin Sapos