Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jalan Menyempit Akibat Sampah

izak-Indra Zakaria • 2024-01-17 14:12:55
ALTERNATIF. Jalan Kapten Sudjono, (ujung), Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan menyempit akibat sampah di bahu kiri jalan. (kis)
ALTERNATIF. Jalan Kapten Sudjono, (ujung), Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan menyempit akibat sampah di bahu kiri jalan. (kis)

SAMBUTAN. Jalan Kapten Sudjono, (ujung), Kelurahan Sungai Kasih, Kecamatan Sambutan yang tembus ke arah Jalan Perjuangan (gerilya), Sungai Pinang kini sudah dapat dilalui. Sayangnya, jalan yang sudah bagus ini mengalami penyempitan. Ini diakibatkan timbunan sampah dan material bangunan di bahu jalan.

Seyogyanya, jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang bisa digunakan pengendara baik roda dua dan empat bahkan truk, jika terjadi kemacetan di Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir. Untuk mengatasi penyempitan jalan akibat timbunan sampah di bahu kiri jalan tersebut. Satu unit ekskavator mini dari BPBD Samarinda diterjunkan untuk menyingkirkan material bangunan dan sampah yang dibuang warga di jalan tersebut, Selasa (16/1).

Kepala Pelaksana BPBD Samarinda Suwarso mengatakan, jalan ini merupakan jalur alternatif bagi warga. Jika jalan utama mengalami penumpukan dan macet. Pengguna jalan bisa melalui jalan ini. Akan tetapi sejak ditumpuki material bangunan dan sampah, kondisinya menyempit.

"Jalan ini sebenarnya tanpa hambatan. Karena itu bisa menghemat waktu tempuh dibandingkan antre saat gunung manggah macet," kata Suwarso

Ketua Rt 13 Sambutan Mansyah mengakui beberapa peringatan larangan membuang sampah di bahu dan badan jalan sudah dipasang. Namun begitu masih banyak yang nakal. Diketahui pembuangan sampah itu mulai dilakukan saat jalan tersebut masih buntu.

"Sekararang sudah dibuka dan jalan cor semen juga mulus. Untuk itu perlu dilebarkan kembali. Maka kami meminta bantu alat berat dari BPBD Samarinda," kata Mansyah.

Mansyah melanjutkan, jalan tersebut menjadi akses warga di handil kopi, Sambutan menuju Jalan Perjuangan, Sungai Pinang. Setelah di bersihkan dan lebarkan. Pihaknya meminta warga tidak lagi membuang sampah di bahu maupun badan jalan agar tidak lagi menyempit dan membahayakan keselamatan pengendara.

"Harus sama-sama menjaga. Agar saat dilalui aman dan nyaman," tukas Mansyah. (kis)

Editor : izak-Indra Zakaria