SEBANYAK 8 piala berhasil diborong SMP AL Jawahir pada lomba fashion show tingkat Provinsi Kaltim. Keberhasilan tersebut disumbang dari juara II dan juara bollywood terkece kategori D (mom) yang tak lain ibu wakil kepala sekolah sendiri yaitu Ibu Ida.
Kemudian juara umum dan juara pria bollywood terkeren kategori C diraih Arly Sufanudin Kelas IX A, juara harapan I kategori B diraih Regina Annas Tasya Kelas VIII A, juara harapan II kategori B diraih Muhammad Rully Nata Atmaja Kelas VIII A, juara harapan III kategori B diraih Widya Astuti Kelas VII A dan juara The Best Performence diraih Siti Fatimah Kelas VIII B.
“Alhamdulillah, anak-anak masih semangat mengembangkan bakat dan minatnya. Saya berharap semoga Dinas Pariwisata bisa melirik anak-anak kami untuk dibibit sebagai Duta Pariwisata,” jelas Kepala SMP Al Jawahir Supriyanto, Senin (7/1).
Menurutnya, pada dunia modelling yang diandalkan bukan hanya kecantikan atau ketampanan, tetapi lebih dari itu adalah akhlaqul karimahnya atau inner beauty, wawasan dan keilmuanya sehingga dapat mencari anak yang berkepribadian bagus. Supriyanto mengaku selalu mendukung 100 persen untuk kegiatan siswanya asal positif untuk mengembangkan potensinya.
Kegiatan yang bertemakan Bollywood 2019 ini digelar di Mahakam Lampion Garden Samarinda pada 5 Jauari lalu oleh ACI Management. Atas prestasinya ini, SMP Al Jawahir menerima penghargaan berupa piala dan piagam penghargaan. Selanjutnya mereka diundang ke Jakarta untuk dilombakan di tingkat nasional.
Prestasi ini merupakan yang kesekiankalinya siswa SMP AL Jawahir menorehkan prestasi pada dunia modelling. Bahkan salah satu peserta yaitu Arly Sufarudin pernah membintangi sinetron Amara dan Anak Masjid itu merasa percaya diri karena sudah terbisa mengikuti lomba.
“Yang penting jangan malu, jangan grogi, percaya diri aja dan terus latihan. Mudah-mudahan kedepannya bisa mengikuti lomba dan semoga SMP AL Jawahir makin sukses,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan SMP AL Jawahir Aulia Muttaqin menambahkan, didukung semangat luar biasa dari kepala sekolah dan guru, semua persiapan benar-benar mandiri.
“Semoga anak-anak tetap berupaya keras untuk bisa mempertahankan prestasi yang ada. Dan kita juga tidak akan berhenti sampai di sini, terus mencari prestasi yang membanggakan,” tutupnya.
Editor : rusli-Admin Sapos