BALIKPAPAN – Verifikasi fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan merupakan salah satu tugas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Verifikasi dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh pendamping PKH. Januari ini, semua pendamping PKH Kota Balikpapan melakukan verifikasi fasilitas pendidikan di setiap wilayahnya dengan mendatangi sekolah anak peserta PKH.
“Kegiatan ini serentak dilakukan semua pendamping PKH untuk mengunjungi anak peserta PKH di sekolahnya,” kata Pekerja Sosial Supervisor PKH Subejo kepada Balikpapan Pos, Kamis (10/1).
Verifikasi ini merupakan salah satu uji indicator komitmen peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang lebih dikenal Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jika peserta komitmen berarti kehadiran anggota keluarga di fasilitas pendidikan (SD, SMP dan SMA Sederajat) juga maksimal. Untuk hasil komitmen akan dilaporkan selama tiga bulan sekali ke PPKH tingkat kabupaten yang akan diteruskan ke PPKH provinsi.
“Selain itu juga akan disampaikan ke KPM saat dilaksanakan kegiatan Pertemuan Kelompok sebagai bahan evaluasi komitmen penerima manfaat,” ucap Subejo.
Pendamping PKH Balikpapan Utara Casanova mendatangi SDN 012 dan SDN 028 Balikpapan Utara untuk menemui langsung anak PKH dengan mengamati berbagai hal seperti pakaian seragam dan kelengkapan buku. Serta pendamping juga memeriksa absensi kehadiran dan diskusi tentang komitmen atau semangat anak PKH dalam melakukan kegiatan belajar di sekolah.
“Pendamping PKH saat melakukan pengecekan ke sekolah selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah, supaya bisa mengetahui apa saja kendala anak tersebut,” sambungnya.
Apabila dari hasil verifikasi faslitas pendidikan pada anak KPM yang tidak bersekolah dan KPM membiarkan maka akan diberi sanksi berupa penangguhan atau penghentian bantuan sosial.
Sanksi ini adalah salah satu mekanisme yang memaksa KPM untuk mengubah perilaku ke arah lebih baik selain kegiatan family development session (FDS). Pelaksanaan verifikasi komitmen berjalan lancar di Kota Balikpapan. Atas kerjasama antara seluruh pendamping PKH Kota Balikpapan dan pengelola fasdik maupun faskes serta instansi terkait.
“Kami berterima kasih kepada instansi terkait yang sudah membantu jalan verifikasi dengan baik,” ungkapnya. (may/rus)
Editor : amir-Amir KP