Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

PPP Optimis Raih Satu Kursi DPR RI, Ketum PPP : Kelemahan Kita Tidak Mau Kerjasama

izak-Indra Zakaria • 2019-04-11 13:44:47

SAMARINDA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) optimis mampu meraih 1 kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Kaltim. Asalkan, suara pemilih PPP solid dari DPRD Kabupaten Kota, Provinsi hingga DPR RI.

Untuk itu, antara calon legislatif di PPP diminta harus saling bekerjasama dan berbagi tugas meraih suara di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan.

Demikian hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa saat menghadiri Silaturahmi Bersama Pengurus DPW PPP Kaltim beserta Caleg DPR RI, DPRD Provinsi Kaltim dan DPRD Kabupaten Kota Se Kaltim di Hotel Senyiur Samarinda, Kamis (11/4/2019).

Suharso mengajak para calon legislatif PPP untuk terbuka dan jujur mau saling bekerjasama membesarkan partai. Dan tidak saling berkonflik.

"Kalau kita bertempur antara kita. Habis energi kita. Amunisi kita juga habis. Maka kita harus berhadapan dengan orang lain. Si A berhadapan dengan partai X, B berhadapan partai Y, C berhadapan partai Z dan seterusnya. Itu baru kita bisa bekerjasama. Kelemahan kita, partai itu adalah tidak mau dan tidak bisa kerjasama antara kita," ujar Suharso.

Dalam pengarahannya, Suharso meminta pengurus DPW PPP Kaltim juga mampu menyiapkan saksi untuk melaporkan suara PPP agar bisa dihitung pengurus partai di pusat memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold Pemilu 2019.

Agar lolos parliamentary threshold, PPP harus mampu meraih suara 6,4 juta lebih dari total suara 160 juta suara di Indonesia.

"Pada Pemilu tahun 2014, tambahan suara PPP sebanyak 2 juta. Jika, di Pemilu 2019, tambahan suara ini bertahan, PPP tidak ada masalah dan lolos parliamentary threshold," ujar Suharso.

Suharso menyinggung lumbung suara PPP di DPR RI pada era orde baru, berada di Aceh, DKI Jakarta, Gorontalo dan Priangan Timur. Sedangkan, di Jawa Timur dan Jawa Tengah, suara PPP berada di posisi papan tengah.

"Saya ingin kembali ghiroh pada masa itu (kejayaan PPP di Orde Baru). Karena, dulu kita membuktikan PPP pada masa itu," kata Suharso.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Yaqub mengatakan kedatangan Ketua Umum PPP ini merupakan momen penting saat jelang Pemilu 2019 yang semakin dekat.

"Ini momen penting. Kita sangat bersyukur kedatangan Ketua Umum. Ini menjadi menyemangati kita dengan pemberian motivasi dan pengarahan," kata Rusman.

Rusman melaporkan PPP Kaltim optimis mampu melampaui parliamentary threshold 4% dengan semakin aktif dan agresif para calon legislatif sosialisasi ke masyarakat.

"Pemilu 2019, ada empat sampai lima caleg yang aktif dan agresif bergerak setiap daerah pemilihan. Jika dibanding periode lalu, hanya 1 caleg PPP bergerak. Ini mudahan membuat tradisi PPP setiap Pemilu tidak ketinggalan," jelas Rusman. (mym)

Editor : izak-Indra Zakaria
#pilpres 2019