Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Awas! Gunung Bakaran Rawan Tindak Kejahatan

izak-Indra Zakaria • Kamis, 2 Mei 2019 - 18:21 WIB
-
-

BALIKPAPAN-Pengendara bermotor dan pejalan kaki yang kerap melintas di kawasan Gunung Bakaran, Jalan Marsma Iswahyudi, harus ekstra hati-hati. Pasalnya, masyarakat kerap mengeluhkan dan melaporkan terjadinya percobaan tindak kriminalitas, terutama penjambretan dengan sasaran pengendara wanita. 

Korban terbaru, Dahliya bersama suaminya Syaharudin. Pada Jumat (26/4) sekira pukul 00.00 Wita, pasangan suami-istri (pasutri) itu dibuntuti empat motor yang berada jauh di belakangnya saat melintas di Gunung Bakaran.

Keduanya bermaksud pulang ke rumahnya menuju arah Lamaru. Sesampainya di Gunung Bakaran, tak jauh dari Taman Makam Pahlawan, dia dikejutkan dengan dua orang pria yang berlari dari arah bandara lama menghampirinya. Pria tersebut langsung menabrakkan diri ke motor Syaharudin. Pria yang tidak diketahui namanya itu terjatuh, kemudian kembali berdiri dan langsung memukul Dahliya yang saat itu menggendong anaknya. 

“Kami kira ada apa, kok ada orang lari dari arah situ, sekalinya datangin kami. Dia nabrakin diri ke motor kami, baru berdiri, dia langsung pukul saya. Untung suami saya sempat pukul balik pakai helmnya,” terang Dahliya.

Pria tersebut diduga di bawah pengaruh alkohol, salah satu di antara mereka membawa obeng panjang. Lantaran panik dan khawatir, Dahliya berteriak meminta tolong sekeras-kerasnya, hingga akhirnya dua pria tadi melarikan diri. Syaharudin sempat mencoba mengejar, namun keduanya berhasil melarikan diri menuju jalan masuk bandara lama.

“Saya tutupin anak saya biar nggak kena pukul, untung saya pakai helm. Saya teriak minta tolong, baru mereka kabur. Sempat dikejar tapi lolos, sampai sekarang belum dapat,” katanya.

Kejadian ini pun lantas membuat Dahliya dan suaminya trauma melintas di kawasan Gunung Bakaran. Apalagi, setiap hari suaminya selalu melintas di kawasan ini lantaran bekerja di daerah kota. Dahliya sangat berharap, pelaku kriminal di kawasan ini segera ditindak tegas aparat keamanan agar tidak meresahkan pengendara yang melintas.

“Ya, trauma. Suami kerja di kota soalnya, jadinya kami was-was. Takutnya mereka beraksi lagi kalau tidak segera ditindak. Kami mohon agar pelaku segera ditemukan,” harap dia. (yad/yud/k1)

Editor : izak-Indra Zakaria