Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Hanura Panaskan Bursa, Dorong Suriansyah Maju sebagai Calon Wakil Bupati

uki-Berau Post • 2019-05-30 17:24:36

TANJUNG REDEB – Beberapa periode tak mampu menempatkan wakilnya di DPRD Berau, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akhirnya bisa ‘pecah telur’. Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu, Hanura berhasil merebut satu kursi di DPRD Berau melalui Suriansyah.

Keberhasilan pecah telur tersebut, menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Berau Feri Hayadi, sudah menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat Bumi Batiwakkal terhadap kader-kader partai pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) tersebut. 

Dikatakannya, Hanura Berau memang baru akan menggelar rapat internal membahas kesiapan partai menghadapi pemilihan bupati (Pilbup) Berau 2020, usai Idulfitri nanti. 

Rapat internal tersebut, lanjut dia, sekaligus membahas arah koalisi Hanura dengan partai-partai lain, guna mengusung calon bupati dan wakil bupati.

“Memang kami belum menentukan pilihan kepada siapa Hanura merapat. Khususnya menentukan calon bupati yang akan menjadi pasangan kader kami, Suriansyah yang kami dorong sebagai calon wakil bupati,” jelasnya kepada Berau Post kemarin (29/8).

Menurut Feri, Suriansyah merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki Berau. “Dia itu putra terbaik Berau. Kami dari partai mendukung dia maju sebagai calon wakil bupati,” lanjutnya.

Terpisah, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Berau Peri Kombong, mengaku belum bisa memberikan keterangan panjang lebar mengenai sikap politik partainya menghadapi Pilbup Berau 2020.

“Mohon maaf belum bisa kasih komen, masih harus dirapatkan terlebih dululah,” singkatnya.

Sama seperti Gerindra, Sekretaris DPC Perindo Berau Refliansyah mengaku, pihaknya belum melakukan penjajakan dengan partai-partai yang ada di Berau, guna memberikan dukungan pada pencalonan bupati dan wakil bupati nanti.

“Masih melihat peta perpolitikan dulu, karena Perindo hanya partai pendukung saja,” ucapnya.

Pada 2015 lalu, Perindo diakuinya berada di kubu petahana. Namun sebagai pendukung, Perindo akan melihat sosok yang bisa mewakili prinsip dan tujuan partainya. 

“Kami masih berkomunikasi dengan semua pihak, siapapun itu. Hal ini mengingat di barisan Perindo banyak tokoh daerah yang tergabung di struktural. Namun sampai saat ini kami belum ada berhubungan dengan paslon,” ujarnya.

Kemarin diberitakan, tensi politik usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, tak langsung mereda. Bahkan beberapa partai politik (Parpol) di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten Berau – mulai ‘memanaskan mesin’ menatap pemilihan bupati (Pilbup) 2020 tahun depan.

Setelah mendapatkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berhasil memperoleh 4 kursi di DPRD Berau, dan saat ini menempatkan Muharram yang merupakan kader terbaiknya sebagai Bupati Berau, sudah memastikan akan kembali mengusung Muharram sebagai calon bupati Berau pada Pilbup 2020.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Berau Munadi. Dirinya mengakui, dengan modal 4 kursi di DPRD Berau, PKS belum bisa memenuhi syarat 20 persen atau 6 kursi dari total 30 kursi parlemen. Sehingga PKS tetap harus menggandeng parpol lain agar bisa mengusung Muharram.

“PKS memang tidak cukup untuk mengusung secara pribadi, tapi kami bisa koalisi dengan parpol lain, yang terpenting tercukupi (syarat minimal 6 kursi di DPRD),” katanya kepada Berau Post, Selasa (28/5).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Berau Liliansyah mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksana (Juklak) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, terkait penentuan pejabat publik.

“Yang jelas dengan posisi sekarang, NasDem punya peluang mengusung sendiri dan tentunya kami siap untuk mengusung calon bupati atau wakil bupati, baik dari internal maupun eksternal,” katanya.

Di kubu Golkar, Ketua DPD Partai Golkar Berau Hadi Mustafa, mengaku belum melakukan pembahasan secara internal mengenai kesiapan Golkar menatap Pilbup 2020. 

Sebagai partai yang juga memperoleh 6 kursi di DPRD Berau, Golkar juga bisa mengusung calonnya secara mandiri. Namun bagi pria yang akrab disapa Cak Mus tersebut, sikap Golkar pada Pilbup 2020 nanti, akan ditentukan setelah melalui tahapan-tahapan internal sesuai mekanisme yang ada di Partai Golkar. 

“Untuk pilbup, sampai saat ini belum ada pembicaraan khusus tentang itu,” ujarnya.

Namun diakuinya, beberapa kader sudah menyuarakan agar Golkar bisa mengusung kader terbaiknya pada Pilbup 2020 tahun depan. “Tapi kita tunggu nanti hasil rapat atau pertemuan tentang itu. Intinya semua kader kami ketika dapat tugas dari partai, insya Allah siap. Dan selama ini Golkar selalu fleksibel mengenai berkoalisi,” singkatnya. (*/yat/udi)

Editor : uki-Berau Post
#politik