Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dibeli Pihak Hotel lalu Dihancurkan

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 29 Juni 2019 | 09:15 WIB

BALIKPAPAN-Penyebab tewasnya anak pemilik Hotel Grand Tiga Mustika (GTM), Ferawati Ulrica Wijaya (28), kini menjadi misteri. Polisi masih belum bisa menyimpulkannya. Ini lantaran banyaknya kejanggalan dalam peristiwa itu.

Fera jatuh dari lantai delapan Hotel GTM, kemudian tewas tersangkut di tembok rumah kosong di belakang hotel. Bangunan kosong ini lantas menjadi perhatian banyak pihak. Kondisinya tampak tak terawat dan terkesan angker. Di sekeliling bangunan dipenuhi semak belukar dan potongan batang pohon. Selain itu, jalan di sekitarnya juga terlihat sepi.

“Iya, sudah lama ini kosong. Dulu yang punya rumah namanya Pak Misra, tapi sudah almarhum. Rumah ini sudah kosong sekitar tiga tahun lalu,” kata Trisno, yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian.

Kabarnya, Misra telah menjual rumah itu lantaran ingin pulang kampung ke Surabaya. Saat itulah pihak hotel membelinya. Setelah dibeli, pihak hotel menghancurkan rumah itu. “Iya, dibeli rumahnya sama pihak hotel. Waktu dulu ya bentuknya nggak kayak gini. Rumah utuh, kayak bangunan biasa. Tapi pas dibeli itu dihancurkan, nggak tahu mau buat apa atau dibangun apa,” ujar warga RT 31 Klandasan Ulu itu.

Sementara ketika ditanya apakah saat malam hari terasa seram di sekitar lokasi kejadian, Trisno mengaku biasa-biasa saja. “Nggak ada sih. Selama ini biasa-biasa saja saya di sini. Kalau yang punya rumah malah bisa lihat yang begitu-begitu (makhluk halus, Red),” ungkapnya.

Saat media ini mengunjungi rumah kosong itu terlihat banyak taburan bunga. Lokasi itu dipasangi garis polisi, karena kepolisian masih melakukan penyelidikan. “Iya, masih kami selidiki. Segala kemungkinan itu ada, tapi harus disertai buktinya,” pungkas KBO Reskrim Polres Balikpapan, Iptu Agus Fitriyadi ditemui di ruangannya, kemarin. (yad/cal/k1)

Editor : izak-Indra Zakaria