Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Maksimalkan Dana Bansos untuk Usaha

adminbp-Admin Balpos • Kamis, 1 Agustus 2019 - 17:49 WIB

BALIKPAPAN - Sudah cukup banyak warga Balikpapan yang mengundurkan diri dari peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Pengunduran diri peserta tersebut tanpa ada paksaan dari pihak mana pun akan tetapi dengan secara suka rela.

Kali ini, Uniyana peserta KPM PKH yang mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian sosial (Kemensos) sejak tahun 2018 dalam komponen anak sekolah. Uniyana merupakan warga RT 15 Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat.

"Alhamdulillah di wilayah Balikpapan Barat sudah banyak warga yang memutuskan keluarga dari peserta PKH," kata Pekerja Supervisor Subejo.

Dan pada saat ini Uniyana mengajukan pengunduran diri secara suka rela dari kepesertaan PKH, karena telah mempunyai usaha berjualan nasi kuning dan lontong sayur. Keuntungan hasil berjualan yang dirasakan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan sekolah anaknya sehingga ia memutuskan untuk graduasi mandiri.

Pertama mendapatkan dana bansos, ia mengunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Dikatakan juga, awalnya ia tidak ada niat untuk berjualan namun setelah mengikuti kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) yang dilaksanakan setiap bulan.

Terkait pembelajaran tentang modul ekonomi, Pendamping PKH menyarankan supaya dana bansos dapat diputar untuk digunakan sebagai modal usaha.

"Setelah rutin mengikuti P2K2, akhirnya Uniyana mencoba membangun usaha kecil dengan berjualan nasi kuning dan lontong sayur," ucap Subejo.

Dari situlah, kemudian ia tergugah kembali untuk membuka usaha, karena sebelumnya ia pernah berjualan es akan tetapi tidak berlangsung lama. Kemudian untuk memulai usaha, ia kembali berjualan nasi kuning dan lontong sayur dengan menyisipkan sedikit uang yang diterima dari bansos untuk membeli beberapa peralatan dan perabotan untuk memasak. Setelah lengkap, ia pun mulai membuka usaha yang memiliki tempat strategis.

"Ia pun bersyukur berkat membuka usaha berjualan nasi kuning dan lontong sayur, hasilnya dapat membantu kebutuhan keluarga dan anaknya serta menabung. Dikatakannya juga bahwa uang dana bansos PKH kalau tidak diputar untuk usaha pasti akan cepat habis. Karena itu lebih baik diputar sebagai modal awal atau pengembangan usaha supaya ada peningkatan ekonomi keluarga dan menambah pendapatan," jelasnya.

Di tempat terpisah, Pendamping PKH Masitah mengatakan bahwa KPM PKH Uniyana merupakan contoh dan bukti nyata apabila dana bansos PKH diputar untuk menjalankan usaha pasti akan menambah pendapatan keluarga dan secepatnya kehidupan keluarga KPM PKH bisa mandiri dan sejahtera.

"Sudah banyak contoh KPM PKH yang sukses berkat memutar uang dana bansos PKH sebagai modal usaha," pungkasnya. (may/rus)

Editor : adminbp-Admin Balpos