Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

KKIN VII 2019 Resmi Berakhir, Instruktur Harus Tingkatkan Kompetensi dan Daya saing

izak-Indra Zakaria • Jumat, 25 Oktober 2019 - 11:07 WIB

SAMARINDA -  Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VII Tingkat Nasional Tahun 2019 yang digelar Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan (Bina Intala) di Samarinda, Kalimantan Timur, resmi berakhir, 25 Oktober 2019.

Kepala Balai Latihan Kerja Samarinda Andri Susila mengatakan kompetisi ini diikuti 108 orang peserta yang berlangsung selama lima hari. Dengan berakhir KKIN VII Tingkat Nasional ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh kompetitor untuk meningkatkan kompetensi.

"Hasil penyelenggaraan KKIN VII Tingkat Nasional dapat menjadi motivasi bagi seluruh kompetitor untuk senantiasa meningkatkan kompetensi yang dimilikinya agar mampu menciptakan lulusan pelatihan yang kompeten dan berdaya saing," ucap Andri.

Andri menambahkan dalam pelaksanaan kompetisi ini pihak panitia penyelengga juga di dukung oleh partisipasi aktif dari 54 orang juri dan 3 orang juri panel, 9 orang penyelia, dan 18 orang tim teknis, sehingga KKIN VII Tingkat Nasional 2019 berjalan lancar.

Sementara itu, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Kunjung Masehat mengatakan keberhasilan suatu program pelatihan di lembaga pelatihan sangat bergantung dari kompetensi dan profesionalisme instruktur.

"Profesionalisme instruktur dilihat dari 3 aspek yaitu kompetensi teknis, kompetensi metodologi dan karakter. Aspek ini harus dimiliki semuanya oleh seorang instruktur secara seimbang," ujar Kunjung Masehat. Instruktur yang professional, menurut Surya, akan mampu mencetak lulusan pelatihan yang kompeten dan berkarakter yang siap kerja.

"Profesionalisme instruktur dalam penyelenggaraan pelatihan, penting ditingkatkan. Ke depan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami akan memberlakukan wajib sertifikasi kompetensi bagi instruktur di seluruh Indonesia, baik itu instruktur pemerintah maupun instruktur swasta termasuk instruktur di industri," katanya.

Untuk ini, Direktur Bina Intala bersama BNSP diminta agar segera merumuskan regulasinya dan segera melakukan langkah-langkah persiapan untuk impelentasinya.

"Saya ucapkan selamat kepada para instruktur yang menjadi juara KKIN VII 2019. Saat ini saudara merupakan instruktur terbaik dari 17 ribu instruktur yang ada di seluruh Indonesia," jelasnya.

"Tetap jaga prestasi, kompetensi dan professionalisme sebagai instruktur. Dan tularkan kompetensi kepada rekan-rekan instruktur lainnya agar dapat berprestasi juga seperti saudara," ujarnya.

Penghargaan bagi para pemenang KKIN VII 2019 di berikan dalam bentuk sertifikat, plakat dan uang pembinaan, untuk Juara I sebesar Rp.10 juta, Juara II Rp 7,5 juta dan Juara III Rp 5 juta.

Pemenang KKIN VII Tingkat Nasional.

Dalam kegiatan ini berhasil sebagai juara 1 regional, akan berkompetisi dalam sembilan bidang kejuruan. Yakni bidang pengelasan (Welding), Otomotif Kendaraan Ringan (Automobile Technology), Instalasi Listrik (Electrical Installation), Tata Busana (Fashion Technology), Pendingin dan Tata Udara (Refrigeration and AC), Elektronika (Electronics), Desain Grafis (Graphic Design Technology), Perancangan Rekayasa Mekanik CAD (Mechanical Engineering Design CAD), dan Solusi Perangkat Lunak Teknologi Informasi untuk Bisnis (IT Software Solution for Business). “Juga kepada para peserta KKIN VII Tingkat Nasional Tahun 2019 ,para peserta yang lulus dan berhasil mengikuti kegiatan ini akan diberikan pembiayaan selama 2 minggu ke Australia untuk juara 1 dan 2,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Plt Sekretaris Provinsi Kaltim Muhammad Sabani menjelaskan pemerintah Provinsi Kaltm menyambut baik gelaran KKIN VII Tingkat Nasional Tahun 2019 di Samarinda ibu Kota Provinsi Kalimatan Timur.

"Diharapkan instruktur bisa termotivasi dalam meningkatkan kompetensinya, baik secara individu maupun kedinasan. Sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja secara Nasional," ucapnya, Kamis (24/10/2019) malam penutupan KKIN VII.

Sabani mengharapkan dengan dilaksanakan KKIN ini, mampu menciptakan tenaga kerja yang handal dan mampu bersaing secara Nasional dan diharapkan mampu menekan angka pengangguran khususnya di Kota Samarinda. (mym/kh)

Editor : izak-Indra Zakaria
#samarinda