TANA PASER - Musim hujan selama awal 2020 ini, berdampak pada potensi luapan air sungai di sejumlah wilayah di Kabupaten Paser. Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang dilanda banjir setinggi sekitar 1 meter. Sekretaris Kecamatan Batu Sopang, Arwin Mamonto mengatakan banjir ini langganan tiap 2 tahun sekali. Terjadi pasca ketika hujan turun selama 12 jam non-stop.
"Ada 6 RT yang terkena dampaknya dan sekitar 41 keluarga yang terkenda dampaknya dari pendataan tim dilapangan. Banjir terjadi di Desa Batu Kajang Gang Rambutan. Sementara akses ke Desa Kasungai tidak bisa di lewati," ujar Arwin.
Sedangkan akses jalan menuju Kecamatan Muara Samu tepat nya di Desa Legai, juga ikut terendam banjir pada Sabtu. Namun sore harinya sekitar jam 5 sudah bisa dilewati kendaraan maupun masyarakat yang melintas.
Wakapolsek Batu Sopang, Ipda Andi Ferial mengatakan hingga Minggu sore kemarin, banjir sudah mulai berangsur surut. Warga yang rumahnya terkena kini mulai membersihkan sisa sisa banjir.
"Pihak perusahaan sekitar juga telah menurunkan rescue dan pasokan makanan untuk warga. Kita harap banjir tidak terulang lagi, kita di Polsek juga terus bersiaga personel jika air kembali naik,"kata Andi. (/jib)
Editor : izak-Indra Zakaria