Setelah penat sepekan beraktivitas, olahraga, atau sekadar berkumpul bersama keluarga merupakan “obat” untuk melepas penat. Sangatta, meski minim spot untuk joging, Kota Tercinta–sebutan Kutim–memiliki tempat nyaman untuk masyarakat, yakni polder di kawasan Sangatta Utara.
SANGATTA–Untuk mendapat udara sehat dan segar, Anda mungkin tak bisa menemukan di jalan-jalan umum di Kutim. Menjadi kota dengan aktivitas pertambangan yang luar biasa, menjadikan hal itu sulit ditemukan.
Akhir pekan, masyarakat kerap mencari tempat tersebut. Polder menjadi kawasan yang kini terus dipadati warga yang sekadar menghabiskan waktu di akhir pekan. Kemarin (8/3), Sangatta diguyur hujan sejak dini hari hingga sekitar pukul 10.00 Wita. Sore pun menjadi waktu yang tepat. Olahraga di polder tak perlu risau. Jogging track selebar sekitar 4 meter tersedia. Dibandingkan harus berlari kecil di tepi jalan raya.
Selain kenyamanan, keamanan jadi pertimbangan masyarakat. Pasalnya, lalu lintas di jalan raya Kutim cukup padat. Jogging track di polder panjangnya sekitar 2,5 kilometer. Tempat tersebut dipastikan aman dari kendaraan besar. Sehingga, masyarakat Kutim khususnya warga Sangatta bisa langsung berkunjung ke danau yang beralamat di Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara.
Terlebih, setiap hari, masyarakat Sangatta yang notabene pekerja tambang pasti sangat disibukkan rutinitas itu. Walhasil, setiap warga harus pandai memanfaatkan hari libur sebagai waktu yang tepat untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga.
Ditemui di kawasan itu, Adi Anggara Putra menyebutkan lebih memilih polder karena selain dekat dengan kediamannya, ia menggolongkan tempatnya nyaman. “Paling yang lewat di sini motor. Itu pun pelan. Tempatnya memang enak sih,” ungkapnya. Selain itu, ia lebih bisa mendapatkan udara segar ketimbang joging di tepi jalan raya. Dia butuh waktu 15 menit untuk sekali putaran. “Enggak perlu banyak-banyak, yang penting badan tetap sehat,” tegasnya.
Sangatta cukup minim tempat untuk berolahraga. Selain faktor keamanan, debu yang bertebaran membuat warga bersyukur adanya fasilitas polder. Polder memang tidak pernah sepi pengunjung. Tempat wisata alternatif itu kerap ramai oleh keluarga atau masyarakat umum pada pagi dan sore hari. (*/la/dra2/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria