SAMBALIUNG – Ketua RT 21 Sei Limunjan, Kecamatan Sambaliung, Tarsan, berharap pemerintah penuhi kebutuhan air bersih di wilayahnya.
Permasalahan air bersih ini jadi hal yang paling sering dikeluhkan warganya, mengingat air bersih memiliki peran yang sangat penting untuk masyarakat baik untuk mencuci pakaian, memasak, mandi, dan maupun untuk dikomsumsi setiap harinya.
Padahal katanya, pipa milik Perusahaan Umum Daerah (Permuda) Air Minum sudah tersedia di Jalan Poros Limunjan, hanya saja hingga kini mereka belum dapat menikmati air bersih.
Karena belum ada sambungan air bersih, membuat warga harus membeli air bersih yang harga per tangkinya Rp 50-60 ribu. Namun, untuk menghemat pengeluaran beberapa warga juga mengandalkan air sumur.
“Satu tangki itu pun paling lama cukup dipakai tiga sampai empat hari saja,” ujarnya, Selasa (10/3).
Keluhan air bersih juga diutarakan warga setempat Andi Tikke. Dia sangat berharap sambungan air bersih dapat segera tersambung ke rumahnya, karena dalam sebulan dirinya bisa mengeluarkan uang Rp 250-300 ribu hanya untuk membeli air bersih.
“Tentu kami sangat berharap air bersih ini jadi prioritas untuk disediakan sehingga warga tidak lagi kesusahan. Jangan yang di kota saja dibenahi infrastrukturnya tetapi yang di kampung-kampung harus juga diperhatikan.” katanya. (*/fzl/sam)
Editor : uki-Berau Post