BALIKPAPAN - Warung makan spesial nasi jagung sekaligus rumah yang ditinggali Sugiono (45) bersama keluarganya ludes dilalap api. Kobaran api melahap bangunan kayu itu di Jalan Kasiba II, RT 35, Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, Sabtu (28/3) pukul 11.15 Wita.
Sebelum api berkobar, sempat ada suara ledakan. Ledakan itu diduga dari kompor. Sebab, sebelum kejadian, Mudayana, istri Sugiono, sedang memasak, kemudian mandi. Beberapa saat kemudian, terdengar suara ledakan. “Saya datangi sumbernya, api sudah mulai besar ke atap,” kata Sahrul, saksi yang juga keponakan korban.
Saksi dibantu beberapa warga menyiram dengan air seadanya. “Api cepat membesar, setelah semua penghuni berada di luar menyelamatkan,” ujarnya.
Ada lima mobil pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tiba di lokasi. Mereka menyemprot dari segala penjuru. Namun, api yang sudah membakar bangunan mayoritas berbahan kayu itu tak bisa diselamatkan.
Api berkobar kurang lebih 45 menit. Tak ada lagi yang bisa diselamatkan. Sementara rumah di sekitar korban, terkena dampak dari kebakaran. “Satu rumah terbakar,” kata Usman Ali dari BPBD Balikpapan.
Setelah proses pendinginan, polisi melakukan pengamanan di lokasi. “Kami sedang himpun keterangan saksi. Tidak ada korban jiwa,” ucap Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko di lokasi kejadian.
Pihaknya belum menyimpulkan penyebab munculnya api. Dari keterangan sejumlah saksi, memang mendengar suara ledakan yang ditengarai dari kompor. “Dugaan karena sedang memasak, tapi kami sedang dalami lagi,” ungkapnya.(aim/kri/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria