Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Saat Pandemi Covid-19, Dispora Kaltim Tetap Bina Pemuda Difabel

izak-Indra Zakaria • 2020-07-21 09:56:13
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dispora Kaltim.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dispora Kaltim.

SAMARINDA - Saat pandemi virus corona atau covid-19 merebak, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur tetap memberikan perhatian kepada para pemuda disabilitas.

Bentuk perhatian itu memberikan pembinaan berupa pelatihan kerajinan batik tulis kepada pemuda tuli selama 4 hari.

"Kami memberi pelatihan-pelatihan tapi dibatasi. Dan hasilnya luar biasa. Kami akan terus mendampingi mereka agar bisa mandiri," ujar Kepala Dinas Dispora Kaltim, M Syirajuddin belum lama ini.

Lebih lanjut, Dispora Kaltim juga memberikan pelatihan kepada pemuda tuna daksa untuk batik cetak sebanyak 7 peserta. "Hasilnya juga luar biasa. Di luar ekspetasi kami. Artinya mereka (tuna daksa) sangat antusias sekali. Pelatihnya bahkan kami datangkan dari Bandung dan terkagum-kagum dengan hasil batik cetak pemuda disini," ujar M Syirajuddin.

Pembatasan peserta pelatihan batik tulis maupun cetak mengingat harus menjaga jarak di tengah pandemi covid-19.

"Kami berharap hasil karya dari pelatihan batik tulis dan batik cetak dapat dilirik swasta. Apalagi, produk batik bisa didesain menjadi tas, kaos dan lainnya," jelas M Syirajuddin.

Selain itu, bagi pemuda tuna netra juga mendapat pelatihan olah vokal dan musik yang pesertanya berjumlah 8 orang.

"Alhamdulillah, kebetulan mereka punya bakat memainkan bass, gitar dan drum serta vokal. Mereka mendapat pelatihan selama tiga hari dan kini tinggal menunggu tawaran dari cafe-cafe karena tak kalah bagusnya permainan musik mereka dengan yang lain," kata Syirajuddin.

Kegiatan pelatihan bagi kaum difabel ini dilakukan Dispora sejak tahun 2017. Dan karena ada pandemi COVID-19, tahun ini Dispora Kaltim membatasi para peserta.

Dispora Katim kini juga membuat ruang sektariat untuk Forum Pemuda Kewirausahaan Disabilitas (FPKD), dan sudah sempat dikunjungi oleh Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto. “Pelatihan yang kami buat dari Dispora Kaltim ini sudah sempat di tinjau langsung oleh Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto. Dan ini satu-satunya di Indonesia, yang dimana Dispora menyiapkan seketariatnya,” ujarnya. (mym)

Editor : izak-Indra Zakaria
#kominfo