BALIKPAPAN - Angin segar bagi warga Kota Minyak di tengah sulitnya masa pandemi yang tak kunjung berakhir. Pemkot Balikpapan berencana untuk kembali membagikan bantuan sosial tunai (BST) hingga Desember.
Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, bantuan sosial ini akan berlanjut seperti arahan Permendagri Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2021. Berdasarkan instruksi ini tertuang dalam penggunaan APBD harus terdapat anggaran untuk penanganan Covid-19.
"Termasuk recovery ekonomi berbentuk bantuan sosial. Namun tidak seperti kemarin yang ada target sekian ribu KK," sebutnya. Ada pun jumlah penerima akan diseleksi lagi. Sehingga mereka yang mendapat bantuan adalah orang yang betul-betul membutuhkan.
"Orang terdampak dan miskin yang perlu bantuan untuk biaya kehidupannya,” ucapnya. Dia meyakini, kemampuan daerah masih mencukupi untuk merealisasikan BST bagi warga Kota Beriman hingga akhir tahun.
Namun tentu syaratnya jumlah penerima akan berkurang dari beberapa bantuan yang sudah ada. Dia memberi gambaran jika bantuan sebelumnya bisa diberikan kepada 70 ribu warga. Mungkin yang mendatang jauh lebih sedikit.
"Tinggal 10-15 ribu KK yang menerima, tapi mereka benar-benar yang membutuhkan," tuturnya. Sebelumnya rencana ini sudah disampaikan oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Bahkan keseriusan wacana ini sudah masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2020.
“Sedang diajukan untuk masuk dalam pembahasan (APBD) perubahan,” katanya. Pihaknya belum memutuskan bagaimana bentuk BST, sembako atau uang tunai. Kini pemerintah daerah masih menghitung berapa kebutuhan anggaran dan kemampuan keuangan daerah.
Artinya wacana ini bisa berjalan jika kondisi keuangan daerah masih memungkinkan. Rencananya bantuan sosial ini akan diberikan hingga Desember estimasi sebesar Rp 250 ribu per KK. Sebelumnya bantuan sudah berjalan tahap satu hingga empat. (din/pro)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan