AIR PUTIH. Awalnya hanya seminggu sekali memajang dagangan mereka di badan Jalan Siradj Salman untuk kegiatan pasar malam, namun kini Pedagang Kaki Lima (PKL) di sana berjualan setiap hari. Para PKL tersebut menggelar? dagangan menggunakan badan jalan. Kanan kiri jalan dipenuhi lapak PKL. Terkadang mulai pagi, para PKL sudah terlihat menggelar dagangan mereka.
Camat Samarinda Ulu, M Fahmi mengungkapkan, keberadaan PKL di sepanjang Jalan Siradj Salman tersebut menjadi sorotan. Sebab terang Fahmi, ada warga yang merasa terganggu. Sebab para PKL memenuhi badan jalan. “Memang awalnya kan hanya seminggu sekali. Itu untuk pasar malam. Cuma sekarang, ada saja tiap hari yang berjualandi jalanan. Keberadaan mereka dianggap menganggu, karena selain lapak pedagang, warga yang belanja juga memenuhi jalanan,” beber Fahmi.
Berdasar pendataan yang dilakukan, jumlah PKL yang ada ?di Siradj Salman tersebut mencapai puluhan lapak. “Lebih 20 lapak,” imbuh Fahmi. Selanjutnya, Fahmi menegaskan akan mengimbau para PKL yang ada untuk tak berjualan menggunakan badan jalan. Hal ini berkaitan dengan keselamatan pedagang maupun pembeli. Selain itu juga berkenaan dengan kelancaran lalu lintas (lalin). Terlebih status Jalan Siradj Salman tak lagi sebagai alternatif, tapi jalan utama yang ramai dilalui kendaraan.
“Ya intinya kami akan sampaikan peringatan sekaligus imbauan. Selanjutnya akan kami koordinasikan ke Satpol PP guna pengambilan tindakan lebih lanjut. Kami mengimbau agar pedagang bisa berjualan dengan tertib dan tak menggunakan badan jalan,” kata Fahmi.
“Kami juga minta tetap perhatikan protokol kesehatan untuk mencegah terhadinya penyebaran virus korona (Covid-19). Karena kami lihat pedagang dan pengunjung di sana cukup padat,” kata Fahmi lagi. (rin/nha)