BALIKPAPAN – Warga Kota Minyak mendapat fasilitas taman baca terbaru. Pemkot Balikpapan telah meresmikan taman baca yang berlokasi di dua lokasi. Di antaranya Kampung Baca Kelurahan Gunung Sari Ulu dan Pustaka Baca Taman Tiga Generasi. Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meresmikan taman baca ini pada Kamis (8/10).
Taman baca persembahan dari PT Sarana Multi Infrastruktur bekerja sama dengan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa. Desain taman baca ini dibuat apik dan nyaman agar siapa pun yang datang bisa menikmati fasilitas tersebut. Apalagi keberadaannya di lokasi strategis.
Seperti di Taman Tiga Generasi, taman baca ini dibuat dari kontainer kapasitas 20 feet yang disulap menyerupai perpustakaan. Setidaknya terdapat 200 buku bacaan mulai dari komik, buku cerita, hingga buku pengetahuan. Serta terdapat poster dan sarana edukasi lainnya.
Meski terbuat dari kontainer, suasana terjamin sejuk karena ada fasilitas AC dan fasilitas cuci tangan untuk mematuhi protokol kesehatan. Sementara kampung baca di Kelurahan Gunung Sari memanfaatkan ruang serbaguna yang memiliki luas sekira 68 meter persegi.
Tak hanya area membaca, terdapat pula pojok kafe agar aktivitas baca semakin nyaman sekaligus meningkatkan perekonomian lokal. Serta keindahan dari tampilan lukisan mural di sekitar kampung baca. SMI memilih berkontribusi dalam bentuk taman baca untuk mendukung peningkatan minat baca yang masih kurang.
Rizal mengatakan, kehadiran taman baca merupakan salah satu cara mendukung kegiatan literasi dan meningkatkan kemandirian membaca. Menurutnya tak mungkin bisa pandai dan cerdas tanpa membaca. Sehingga cara untuk mencerdaskan anak terutama dari budaya membaca.
“Itu kita sadari sekarang masih sangat kurang minat baca,” sebutnya. Dia menyebutkan, taman baca ini terbuka umum dan siapa saja boleh berkunjung. Nantinya Pemkot Balikpapan akan melengkapi dan menyempurnakan kekurangan yang ada. Sehingga taman baca benar-benar bisa efektif.
Rizal menambahkan, pengelolaan Pustaka Baca Taman Tiga Generasi akan diserahkan kepada Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman. “Ini menginspirasi kita bangun taman baca di tempat lain dengan konsep ini. Misalnya ruang yang terbatas ternyata bisa dengan kontainer saja,” ungkapnya.
Apalagi dalam era belajar jarak jauh, siswa bisa mendapat informasi dari berbagai alternatif salah satunya taman baca. Dia berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga Kota Beriman. “Mohon dukungan Dinas Pendidikan agar anak-anak bisa disemangati dengan berbagai program literasi,” pungkasnya. (gel/ms/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria