Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Ini yang Dilakukan KPU Samarinda

izak-Indra Zakaria • 2020-10-21 15:15:07
Firman Hidayat
Firman Hidayat

Firman tak menampik, jika angka partisipasi politik merupakan ancaman kesuksesan. Meski demikian dirinya juga tak bisa menggaransi 622.100 pemilih tetap (versi Pileg/Pilpres 2019) bakal datang ke tempat pemungutan suara. Sebab memilih atau tidak itu adalah hak konstituen masyarakat.

Itu sebabnya, pihaknya akan selalu berusaha meningkatkan partisipasi pemilih lewat sosialisasi. Maklum saja, jika pada pesta demokrasi sebelumnya, dari total DPT itu hanya 449.177 yang menggunakan hak piihnya. Namun angka ini dianggap baik bila dibandingkan Piwali 2015.

Wajar demikian, sebab partisipasi pemilih Samarinda saat itu hanya 49,76 persen dari 379.893 pemilih sementara. Kutai Timur juga menghadapi persoalan sama, angka partisipasi pemilih hanya 50,13 persen dari 152.372 jiwa. Sementara paling tinggi partisipasi pemilih ada di Mahakam Ulu mencapai 76,51 persen dari 18.091 pemilih.

Sementara yang lainnya, mampu melewati ambang batas 50 persen, seperti Balikpapan 60,11 persen, Bontang 65,18 persen, Kubar 67,75 persen, Kutai Kartanegara (Kukar) 58,89 persen, Berau 63,57 persen, dan Paser 67,60 persen. Pilwali saat itu melibatkan sembilan kabupaten/kota di Kaltim. Hanya Penajam Paser Utara (PPU) yang tak turut serta dalam Pilkada serentak. (pro)

Editor : izak-Indra Zakaria
#kpu samarinda #samarinda