Banyaknya permasalahan tanah yang terjadi di Kota Balikpapan membuat Komisi I DPRD Kota Balikpapan acap kali mendapat pengaduan dari warga. Sebagai bentuk memperjuangkan aspirasi warga terhadap permasalahan tersebut, Komisi I DPRD Balikpapan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan, Rabu 14 April 2021 lalu.
Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Johny Ng bersama anggota dewan lainnya seperti Siswanto, Andi Arief Agung, Johanis Patiung, Simon Sulean, Hj.Fitriati, Sri Hana. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Balikpapan yang juga Koordinator Komisi I Subari.
“Kita menanyakan masalah-masalah dengan BPN ini sampai dimana urusannya. Sesudah kami cek semua, masih ada ribuan kasus yang ada di BPN yang belum terselesaikan. Kita minta juga agar BPN menyelesaikan masalah-masalah itu. Kalau ada kaitan dengan pemerintah, Komisi I DPRD siap membantu,” ujar Johny Ng.
Komisi I turut menyampaikan masukan apabila ada surat-surat yang masuk ke BPN. Kalau ada bermasalah atau masih kurang lengkap minimal dalam jangka waktu 90 hari harus disampaikan kepada pemilik lahan yang mengajukan sertifikat, selama ini yang mengajukan surat-surat itu apakah surat itu kurang syaratnya yang mengajukan tidak tahu sampai bertahun-tahun. Masalah pembebasan lahan Stadion Batakan pun juga disinggung oleh Johny Ng.
“Kami juga minta utamakan masalah pembebasan lahan di stadion. Kita minta difokuskan jangan terlalu digantung-gantung. Kami yakin dan percaya bahwa Kepala BPN yang baru, Herman Hidayat, adalah orang yang cerdas dan tegas. Mudah-mudahan dia mampu segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di sini,” tambahnya.
Rombongan Komisi I diterima langsung oleh Kepala BPN Balikpapan Herman Hidayat. Johny Ng mengutarakan jika kunjungannya ke kantor BPN Balikpapan ini selain tugas sebagai wakil rakyat, juga sebagai ajang silaturahim. (moe/cal)
Editor : izak-Indra Zakaria