PROSES evakuasi korban tewas dalam musibah kebakaran ruko berlangsung dramatis. Korban tewas 7 orang dan 1 kritis adalah satu keluarga. Koordinator Posko 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Barkani mengatakan, saat menerima laporan satu keluarga terjebak dalam kebakaran ruko, timnya langsung mencari para korban di lantai 1 dan 2. Api yang berkobar besar baru dipadamkan pukul 06.30 Wita atau sekitar 1,5 jam setelah kejadian.
Di lantai 1 tim pemadam menemukan mayat Wahyu (20) dalam posisi telentang di bawah anak tangga. Tubuhnya melepuh karena terbakar, selanjutnya dibawa ke ambulan. “Dugaan kami Wahyu turun dari lantai 2 hendak keluar, namun api sudah membesar sehingga dia terjebak dalam api,” ujar Barkani.
Kemudian di lantai 2, tim pemadam menemukan 7 orang yang terjebak. 5 orang sudah meninggal dan 2 masih bernapas. 7 orang ditemukan dengan jarak berdekatan di lantai 2. Dua orang masih hidup yaitu Sri Ani Rahayu (24) dan Aqila (9). “Proses evakuasi kami dahulukan 2 korban yang masih hidup. Keduanya dilarikan ke RSU Wahab Sjahranie,” ujarnya. Sampai di rumah sakit, dokter menyatakan Sri Ani Rahayu sudah meninggal sedangkan Aqila kritis dirawat di ruang ICU.
Proses evakuasi dilanjutkan 6 korban yang meninggal yaitu Aliya (15), Kiki Reski (34), Siti Arabia (53), Lutfy (15), Wahyu (20) dan Ani (18). “Saat kami periksa, semua korban menderita luka bakar. Kemungkinan para korban meninggal karena sesak napas menghirup asap tebal, kemudian terbakar,” ungkap Staf Bidang Relawan PMI Kota samarinda Dedi Setyawan. (kis/nha/pro/kpg)
Editor : izak-Indra Zakaria