TANA PASER - Warga Kecamatan Tanah Grogot yaitu di Kelurahan Tanah Grogot, Desa Senaken, dan Desa Jone sejak Jumat dini hari, dikejutkan dengan banjir yang merendam sejumlah permukiman warga.
Jika biasanya hanya rumah yang rendah terkena, kini rumah warga yang cukup tinggi juga terendam air. Banjir ini mengakibatkan banyak titik jalan utama di Pangeran Menteri, Jalan Ahmad Yani atau Paya Rupiah, dan di depan gerbang Perumahan Jone Indah.
Salah satu warga di Jalan Pangeran Menteri, Tomi Wijaya, mengatakan ini kali pertama kontrakannya di Gang 49 Kelurahan Tanah Grogot, debit air masuk sampai rumah. "Tingginya sampai sepaha saya. Sejak subuh jam 3 mulai masuk air," kata Tomi, Jumat (22/4).
Beda lagi dengan di area persawahan dekat Desa Jone, sejak pukul 01.00 Wita, air sudah tinggi masuk ke rumah. Tidak hanya rumah warga, kendaraan seperti mobil dan sepeda motor warga banyak yang terendam.
Camat Tanah Grogot M Guntur mengatakan, penyebab banjir di beberapa titik berbeda-beda. Seperti di wilayah Pangeran Menteri, itu kiriman dari sungai sekitar yang sudah tidak bisa lagi menampung debit hujan. Sementara di Paya Rupiah, kiriman dari saluran air Jalan Kapten Tendean atau Pabrik Piring.
"Kalau di Perumahan Jone memang sudah langganan, kiriman dari wilayah tinggi Desa Jone," kata Guntur.
Selain itu, air laut yang pasang jadi penyebab kiriman ke sungai-sungai di Kabupaten Paser dan mengakibatkan meluap. (rdh/k16)
M NAJIB
najibkppaser@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria