UJOH BILANG–Pemkab Mahulu fokus dengan pengembangan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui ekonomi kreatif (ekraf). Beragam dan kentalnya budaya etnis Dayak di Tana Urip Kerimaan ini akan dimanfaatkan dalam berbagai program kesenian. Pemkab melalui Dinas Pariwisata mengadakan pelatihan dan pengolahan dasar seni rupa yakni batik.
Pelatihan dasar membatik itu digelar selama empat hari, yang dibuka Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun, Senin (19/9), di Balai Pertemuan Umum (BPU). Dengan narasumber dan pelatih Desi Soleha, pendiri Batik Putri Syafril, puluhan peserta tampak antusias menyimak paparan.
Yohanes Avun menerangkan, banyaknya sub-etnis Dayak di Mahulu menjadi keunggulan tersendiri dalam seni rupa batik yang nanti diproses oleh masyarakat. Banyak pola yang bisa dituangkan dan semuanya estetik.
“Masing-masing etnis memiliki kekhasan tersendiri. Jadi dipastikan nanti banyak pola yang dihasilkan,” terangnya seusai membuka acara pelatihan.
Avun mengatakan, tak hanya pola khas Mahulu yang menarik dikreasikan. Akan lebih baik lagi bila seniman bisa menggunakan bahan lokal sebagai media batik. Terutama tumbuhan yang bisa menjadi bahan dasar serat kain. Mantan sekda Mahulu itu menyebutkan, salah satunya tanaman gaharu yang biasa tumbuh di pesisir sungai, sejak dulu dipakai sebagai bahan serat.
Memiliki pola dan ciri khas mendorong pemerintah menciptakan kain batik sendiri untuk dikenakan pegawai, yang saat ini belum memiliki pola batik khas dan terpaksa memakai pola dari luar.
“Kita lihat nanti polanya banyak, jadi kita bisa sayembarakan. Pemenangnya akan dijadikan pola baju batik untuk hari Kamis. Tapi yang kalah tidak juga kita buang, bisa jadi pola untuk barang berbahan kain lainnya,” imbuh wabup.
Di samping itu, tak kalah penting dirinya juga meminta Disparpora memerhatikan progres pelatihan dan hasil kerajinan batik. Hasil yang baik akan didaftarkan sebagai kekayaan intelektual, sehingga batik ciri khas Mahulu bisa terjaga. (adv/dwi/k8)
JODY KRISTIANTO
Jody.kaltimpost@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria