BALIKPAPAN–Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) RT 34, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, menorehkan prestasi gemilang sebagai juara dua dalam penilaian lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur kategori kota tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini.
Penyerahan hadiah dilakukan setelah pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (KHN) ke-58 di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (14/11), yang diberikan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi kepada Agnes Irene Rau selaku pembina dan penanggung jawab program Batra dan Toga dalam asuhan mandiri dan Akupresur Puskesmas Manggar.
Agnes Irene mengatakan, lomba itu dilaksanakan setiap tahun melalui Dinas Kesehatan Kaltim. Program itu dalam rangka untuk menggalakkan penggunaan tanaman obat di masyarakat. Diharuskan untuk punya toga di rumahnya minimal lima jenis tanaman yang bisa dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dia menilai, kebun toga RT 34 di Perumahan Panji mempunyai banyak jenis tanaman obat yang berjumlah 90 macam. Dan warganya menggunakan tanaman tersebut untuk keperluan sehari-hari. Mereka memiliki produk olahan sendiri seperti jahe merah bubuk, keripik, dan puding dari daun kelor, bawang tiwai yang dikeringkan, jahe dan kunyit putih yang diolah menjadi minuman kesehatan.
“Bagaimana tanaman itu dipergunakan masyarakat, karena itu adalah tentang asuhan mandiri dan akupresur, jadi selain tanaman itu digunakan masyarakat. Ada juga akupresur itu bagaimana cara menangani gejala penyakit ringan seperti pusing, batuk, nyeri otot, mual, sakit perut, maupun muntah sebelum masyarakat dibawa ke pelayanan kesehatan,” ungkap Agnes.
Pihaknya pun secara bertahap dan berkala selalu memberikan pelatihan kepada para kader yang ada, baik dalam membudayakan toga maupun pemahaman teknik akupresur itu. Dari kader kemudian mengedukasi masyarakat supaya bisa melakukan di keluarganya masing-masing, dengan harapan masyarakat bisa mengobati dirinya sendiri.
“Tahun depan RT 34 tidak bisa lagi mengikuti lomba. Sehingga pengaderan di wilayah Manggar terus diupayakan untuk bisa maju penilaian lagi dengan RT yang berbeda. Dukungan lintas sektor dan bantuan CSR juga menjadi poin penilaian, dan ke depannya dapat terus bersinergi,” katanya.
Ketua Asuhan Mandiri RT 34 Mardiani Said mengatakan, manfaat Toga Asuhan Mandiri (Asman) dan akupresur sangat banyak. Ketika sakit kita bisa gunakan toga sebagai alternatif pengobatan, tetapi juga masih dalam pengawasan BPOM.
“Kami ucapkan terima kasih kepada puskesmas sebagai pembina yang selalu memberi semangat tanpa kenal lelah, juga untuk Pak Lurah Manggar, Plt Camat, wali kota Balikpapan dan DKK yang selalu membantu dan mendukung kami kader RT 34. Tanpa bantuan dari mereka kami bukan apa-apa,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Manggar Dedi Prasetya Utama Idris mengucapkan terima kasih dan bangga atas raihan prestasi RT 34 di bidang toga. “Semoga hasil itu menjadi pelecut semangat bagi wilayah RT lainnya, khususnya toga karena banyak sekali manfaat yang dirasakan,” pungkas Dedi. (pms/dra/k8)
SUPRIYONO LUPUS
@queenzalikalila0917