Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Di Kaltim, Baru 10 Orang Daftar DPD

izak-Indra Zakaria • Kamis, 29 Desember 2022 | 10:56 WIB
PETAHANA: Zainal Arifin saat menyerahkan berkas dukungan kepada Ketua KPU Kaltim Rudiansyah (kanan).
PETAHANA: Zainal Arifin saat menyerahkan berkas dukungan kepada Ketua KPU Kaltim Rudiansyah (kanan).

Penyerahan dukungan bakal calon (balon) DPD RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim bakal berakhir hari ini (29/12). Sejak dibuka KPU Kaltim pada 16 Desember lalu, tahapan untuk mendapat tiket mendaftar pada April 2023 sudah dilirik 10 peserta.

 

SAMARINDA - Tiga dari empat petahana kembali mencoba merengkuh kursi senator di Senayan, DPD RI. Mereka adalah Zainal Arifin, Nanang Ismail, dan Aji Mirni Mawarni. “Total 10, hari ini ada empat balon yang menyerahkan bukti dukungan,” ungkap Suardi, komisioner KPU Kaltim Divisi Teknis Penyelenggaraan, (28/12).

Empat orang teranyar yang mendaftar yakni, Aji Mirni Mawarni, Sofyan Hasdam, Yulianus Henock Sumual, dan Abdul Jawab. Sementara Zainal Arifin dan Marthinus menyerahkan bukti dukungan sehari sebelumnya, pada 27 Desember lalu.

Para peserta secara administrasi awal sudah menyetorkan form model penyerahan dukungan dan model pernyataan dukungan yang sesuai data yang diinput ke sistem informasi pencalonan (silon) DPD RI.

“Penyerahan dukungan kali ini sudah berbeda dengan Pemilu 2019. Jika dulu bukti fisik diserahkan secara langsung. Saat ini para bacalon cukup mengajukan akun silon ke KPU dan mengunggah KTP-el atau fotokopinya ke akun silon,” tuturnya.

Selepas memenuhi kuota minimal 2 ribu dukungan yang tersebar minimal di lima kabupaten/kota se-Kaltim dan terverifikasi sistem tak terinput ganda barulah bisa dua form, penyerahan dukungan dan pernyataan dukungan bisa dicetak untuk diserahkan ke KPU.

Sejauh ini sudah ada 26 pihak yang meminta akun silon ke helpdesk KPU untuk memproses pengunggahan data dukungan. “Mayoritas sudah melebihi 2 ribu dukungan yang menyerahkan. Selepas tahapan ditutup besok (hari ini) baru masuk tahap verifikasi,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, anggota DPD RI asal Kaltim Zainal Arifin yang menyerahkan dukungan pada 27 Desember lalu menuturkan masih berniat mengawal kepentingan Kaltim lewat fungsi senator.

Total dukungan yang diserahkannya ketika menyetorkan form ke KPU sebanyak 2.091 dukungan berupa KTP-el atau fotokopinya. “Sebenarnya dukungan yang terkumpul lebih dari itu. Tapi saya dan tim menyesuaikan dengan syarat minimal,” tuturnya.

Satu periode di DPD, kata dia, membawa perubahan signifikan dalam dukungan. Ketika mencalonkan diri pada 2019-2024, dukungan yang berhasil dikantonginya berasal dari tujuh kabupaten/kota. “Dulu minus di Bontang, PPU (Penajam Paser Utara), dan Paser. Tapi kali ini dukungan merata di 10 kabupaten/kota se-Kaltim,” singkat senator yang berhasil meraup 78.725 suara pada Pemilu 2019. (ryu/kri/k16)

 

Editor : izak-Indra Zakaria