TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau mulai melakukan persiapan menyambut arus mudik hingga libur panjang Lebaran. Salah satunya memasang dermaga apung di Dermaga Sidayang, Tanjung Batu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Andi Marawangeng mengatakan, persiapan pihaknya dalam menyambut arus mudik Idulfitri tahun ini sudah mencapai 80 persen.
Untuk 20 persennya menurut Andi masih ada beberapa bagian sarana yang dilengkapi dan sedang berprogres . Salah satunya yakni Dermaga Sidayang, Tanjung Batu. Di mana dermaga apung di lokasi tersebut dianggap kurang layak dan membahayakan penumpang. Hingga dermaga apung yang ada di Pulau Derawan, diangkut dan ditempatkan di Tanjung Batu.
“Hari ini (kemarin,red) sudah diangkut dari sana (Derawan), katanya.
Untuk sisi laut, pihaknya memastikan sedini mungkin keselamatan para penumpang. Termasuk penegasan kepada setiap motoris untuk memastikan seluruh penumpang menggunakan jaket pelampung selama perjalanan. Termasuk juga tidak melebihi kapasitas muatan.
“Jika ada yang ketahuan, kami larang izinnya untuk berangkat,” tegasnya.
Lanjut Andi, untuk sisi keberangkatan dari Tanjung Redeb, yakni Dermaga Sanggam. Ia menilai sudah layak. Namun pengawasan juga akan ditingkatkan.
Begitu juga dengan dermaga di Jalan Pulau Derawan akan dijadikan satu pintu di Dermaga Sanggam.
“Jadi manifest penumpangnya enak. Kalau ada kejadian. Bisa didata dengan cepat,” katanya.
Pengawasan ketat juga dilakukan di sisi darat. Ada beberapa posko yang akan didirikan. Termasuk posko istirahat. Pengecekan kelayakan kendaraan juga dilakukan.
“Kami pastikan kendaraannya. Apakah aman berkendara jauh. Karena arus menuju ke Samarinda maupun Kaltara cukup padat,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Marawangeng menuturkan, sebelum melakukan keberangkatan lebih baik. Para pemudik diharapkan betul-betul dalam melakukan pengecekan kendaraan.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ia juga meminta pengendara agar selalu berhati-hati. Jika lelah, segerakan untuk istirahat di tempat yang ramai dan terang.
“Konsentrasi harus ekstra. Jangan sampai karena memaksakan akhirnya terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (hmd/arp)
Editor : uki-Berau Post