TANJUNG REDEB - Pada libur lebaran lalu, kunjungan wisatawan ke Pulau Derawan mencapai 2.000 kunjungan. Kepadatan tersebut menyebabkan masalah baru, yakni jaringan internet yang menjadi sulit diakses.
Atas persoalan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, berharap adanya provider lainnya yang masuk di Pulau Derawan untuk menopang kebutuhan internet di daerah wisata andalan Berau itu.
“Dan tentunya pemerintah daerah sangat mengharapkan adanya provider lain yang berinvestasi di Pulau Derawan,” ucapnya, Senin (1/5).
Menurutnya, secara kacamata bisnis sangat memungkinkan. Apalagi Pulau Derawan sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), banyaknya penginapan serta kunjungan yang tinggi menjadikan Pulau Derawan patut menerima investasi dalam jaringan internet oleh provider lainnya.
“Untuk hitungan bisnis sangat dimungkinkan, serta dari sisi ekonomis sangat menjanjikan,” tuturnya.
Namun, penyebab lainnya yang menjadikan jaringan internet melemah juga diakibatkan padatnya pengunjung selama musim lebaran kemarin, menjadikan penggunaan jaringan secara teknis meningkat.
“Mengingat musim liburan, orang yang menggunakan jaringan internet meningkat. Sehingga kapasitas bandwidth yang tersedia tidak mampu,” bebernya.
Didi menjelaskan bahwa sejauh ini, hanya jaringan milik provider Telkomsel dan XL yang sudah masuk di Pulau Derawan. Pemasangan infrastruktur jaringan sendiri merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, sehingga pemerintah daerah juga terbatas dalam mengambil langkah penyelesaian persoalan ini. “Mereka menggunakan radio yang diambil dari Kampung Tanjung Batu,” ujarnya.
Sehingga, selain menunggu masuknya provider lain, pihaknya juga berharap ke depan Telkomsel akan menambah kapasitas bandwidth, sehingga dalam keadaan padat sekalipun ketika kunjungan tinggi jaringan internet akan tetap lancar untuk dinikmati.
“Tentu kita berharap mereka dapat menambah kapasitas bandwidth-nya menjadi lebih besar, sehingga pada saat liburan jaringan tetap lancar,” tuturnya.
Adapun WiFi gratis yang telah disediakan pemerintah daerah sebutnya baru bisa diperuntukan bagi pemerintahan kampung, sekolah, puskesmas, serta rumah ibadah. Hal ini dilakukan lantaran akses jaringan juga terkadang sedikit sulit untuk didapat.
Didi mengatakan, jika jaringan internet di Pulau Derawan menerima peningkatan bukan tidak mungkin Pemerintah Kabupaten Berau akan memperluas jaringan WiFi gratis hingga Pulau Derawan.
“Ke depan jika ada peningkatan kapasitas jaringan, tidak menutup kemungkinan area publik juga diberikan WiFi gratis,” ujarnya. (*/sen/sam)
Editor : uki-Berau Post