Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jangan Ditunda-tunda Lagi Bangun Freeway

izak-Indra Zakaria • 2023-07-11 13:59:28
M Ichsan Rapi
M Ichsan Rapi

TANJUNG REDEB - Anggota Komisi III DPRD Berau, Muhammad Ichsan Rapi, turut mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera merampungkan pembangunan jalan bebas hambatan yang akan menghubungkan Pelabuhan Mantaritip dengan Bandara Kalimarau.

Diyakininya, pembangunan jalan tersebut akan sangat bermanfaat bagi perekonomian dan pemecahan arus kendaraan di Kabupaten Berau sendiri.

“Jadi dulu itu memang ada wacana bahwa jalan tersebut nantinya juga dari Bandara Kalimarau tembus hingga ke Mantaritip,” ujar Daeng Iccang -sapaannya, saat dikonfirmasi Berau Post, Senin (10/7).

Ia mengatakan, dengan adanya jalan tersebut nantinya mobil angkutan besar seperti truk sawit dan lainnya yang bermuatan berat, tidak lagi diperbolehkan melintas di pusat kota.

“Jadi nanti di Tanjung Redeb ini tidak ada lagi mobil-mobil besar yang melintas,” tambahnya.

Apalagi disebutnya juga, meski saat ini Jembatan Sambaliung sedang dalam perbaikan, namun hal itu tidak kekuatan jembatan karena hanya ditambah tiang pancang saja.

“Jembatan Sambaliung itu juga nantinya tidak bisa juga menopang beban terlalu berat meskipun sudah mendapatkan perbaikan,” tambahnya.

Lanjutnya juga, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dirinya juga turut menyuarakan pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sambaliung dengan Gunung Tabur.

“Kenapa saya minta itu, karena agar masyarakat tidak perlu mutar lagi, jadi nantinya juga bisa digunakan perputaran perekonomian lebih cepat, seperti nanti komoditas kebun atau komoditas perikanan jadi lebih cepat sampai tujuan,” tambahnya.

 Ia berharap, agar Pemda harus segera melaksanakan proyek tersebut, jangan sampai ditunda-tunda lagi, karena itu sangat penting bagi pemecahan arus kendaraan dan juga bisa memecah masyarakat agar tidak membangun rumah yang berfokus di pusat kota Berau.

“Jadi nanti itu pemda harus segera membebaskan lahan yang akan digunakan, jangan sampai juga masyarakat mematok harga mahal, kalau tetap mahal ya mungkin bisa dibelokkan sedikit jalannya, yang penting proyek itu segera berjalan jadi kita tidak perlu terlalu berpaku pada desain yang ada saat ini,” tutupnya.

Sebelumnya, pembangunan jalan bebas hambatan (freeway) yang dibagi menjadi tiga dan menghubungkan Bandara Kalimarau hingga ke kawasan Singkuang (Jalan Pendidikan) sejak 2014 belum tuntas dikerjakan dipastikan akan dilanjutkan tahun ini.

Hal itu diutatakan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Benny S Panjaitan. “Untuk segmen II yang berada di Raja Alam belum kita lanjutkan. Untuk tahun ini yang kita lanjutkan yang berada di Prapatan, jadi kita lanjutkan dari sisi dalam,” Ujar Benny saat dikonfirmasi Berau Post, Minggu (8/7).

Meski dipastikan akan dilanjutkan dan sudah berkontrak pada 6 Juni lalu, namun diakuinya juga hingga saat ini pengerjaannya belum terlihat, karena masih dalam tahap persiapan.

Disebutnya, dalam lanjutan tahun ini dikucurkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 sebesar Rp 8,9 Miliar, adapun jalan dibangun sepanjang 700 meter dan lebar 7,2 meter dengan masa pengerjaan selama 150 hari.

“Pengerjaan nanti itu rigid Pavement (beton), nanti itu bertahap pengerjaannya, satu sisi terlebih dahulu,” tutupnya. (adm/sam)

Editor : izak-Indra Zakaria
#jalan