Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rp 25,8 Miliar untuk Bus Listrik IKN

izak-Indra Zakaria • Selasa, 18 Juli 2023 - 10:52 WIB
PROYEK TAHUN DEPAN: Pembangunan IKN terus berprogres. Rencananya, kawasan ini akan dilengkapi transportasi bus listrik.
PROYEK TAHUN DEPAN: Pembangunan IKN terus berprogres. Rencananya, kawasan ini akan dilengkapi transportasi bus listrik.

BALIKPAPAN-Terminal integrasi antar-moda atau temporary transfer center akan dibangun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun 2024. Bersamaan dengan pembangunan temporary urban consolidation center.

Di mana layanan antar-moda berupa bisa disel dan bus listrik akan dioperasikan dari Balikpapan menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Dengan jumlah anggaran yang diusulkan tahun depan untuk pembangunan infrastruktur layanan transportasi antar-moda tersebut adalah Rp 86,8 miliar.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno merincikan kegiatan pembangunan infrastruktur antar-moda di IKN. Terbagi atas penyusunan dokumen perencanaan teknis enam paket dengan nilai anggaran Rp 5,5 miliar. Lalu, layanan angkutan antar-moda Balikpapan-IKN akan disediakan dua jenis bus, yakni bus disel dan bus listrik.

Untuk bus disel pagu anggaran yang diajukan sebesar Rp 5,5 miliar untuk triwulan I dan triwulan II. Sedangkan anggaran untuk pengadaan bus listrik sebesar Rp 25,8 miliar. Kemudian, layanan angkutan umum massal perkotaan di Balikpapan dan KIPP akan dianggarkan sebesar Rp 50 miliar. “Dukungan ibu kota negara sebesar Rp 86,8 miliar,” ucap Hendro.

Selain dua, kegiatan konstruksi, ada tiga kegiatan operasi layanan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub tahun depan. Meliputi layanan angkutan antar-moda rute Balikpapan. Dari Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang menuju KIPP IKN. Kemudian, layanan angkutan umum massal perkotaan di KIPP IKN dan layanan angkutan umum massal di Balikpapan.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin sempat menyampaikan bakal membangun rest area atau tempat istirahat dan pelayanan (TIP) di area Guest House Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Trunen, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku.

Fasilitas itu, katanya, akan dilengkapi dengan bus listrik. Dan menjadi tempat bagi pelaku usaha lokal untuk menjual produk-produknya di IKN. Bagi pengunjung yang ingin mendatangi rest area itu, akan disiapkan sebuah bus listrik. Untuk mengantar para pengunjung ke lokasi UMKM. “Targetnya masyarakat lokal akan masuk dan UMKM-nya, dipasarkan di situ,” ucap mantan kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU itu.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyoroti khusus rencana pengadaan layanan angkutan antar-moda Balikpapan-IKN dengan bus listrik. Yang dialokasikan sebesar Rp 25,8 miliar.

Dia berharap nantinya pengadaan bus listrik tersebut, menggunakan produk dari PT Industri Kereta Api (INKA) yang sudah terbukti digunakan saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 di Bali. “Jangan gunakan produk Tiongkok. Hargai dan bangga atas produksi dalam negeri,” katanya kepada Kaltim Post, kemarin (16/7).

Menurutnya, pengadaan kendaraan listrik dalam negeri bisa menambah kepercayaan pada hasil produk bangsa sendiri. Dan para pencipta akan semakin bangga dengan karyanya. Sekaligus akan muncul karya-karya lain untuk memotivasi kendaraan listrik makin bagus ke depannya.

Akademisi Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata itu melanjutkan, bus listrik yang digunakan di KTT G20 Bali merupakan bikinan PT INKA di Madiun bekerja sama perusahaan Karoseri Piala Mas. Dibantu Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Institut Seni Indonesia Denpasar. 

Ada 17 bus listrik yang dibagikan untuk Surabaya dan dioperasikan Trans Semanggi Suroboyo. Sebanyak delapan unit lainnya untuk Bandung, dioperasikan oleh Trans Metro Pasundan. Trans Semanggi Suroboyo (Surabaya) dan Trans Metro Pasundan (Bandung) merupakan sistem layanan transportasi bus perkotaan dari Kemenhub dengan nama Teman Bus. (rom/k15)

 

RIKIP AGUSTANI

ikkifarikikki@gmail.com

 

Editor : izak-Indra Zakaria