SAMARINDA KOTA. Memperingati 10 Muharram yang jatuh pada Jumat (28/7), banyak peristiwa dan sejarah penting dalam peradaban Agama Islam. Salah satunya adalah peristiwa Hari Asyura yang menjadi keistimewaan tersendiri bagi umat Muslim.
Salah satu momen penting di Hari Asyura ini adalah diciptakannya Nabi Adam AS di Surga, dikeluarkannya Nabi Yunus AS dari perut ikan paus dan masih banyak lagi peristiwa penting lainnya, terjadi pada 10 Muharram. Sehingga tak heran banyak yang memperingati momen ini dengan berbagai macam cara.
Salah satunya tradisi membagikan bubur asyura di Jalan Muso Salim. Sebelumnya proses pembuatan bubur ini melibatkan masyarakat sekitar yang berpusat di Langgar Al-Falah. Dipercaya tradisi pembuatan bubur asyura secara massal ini sudah berlangsung sejak tahun 1980-an.
Seperti yang diakui Sekretaris Langgar Al-Falah Aloes Muso. Sebagai warga yang besar dan akrab dengan lingkungan di kawasan itu, tentu dirinya sangat hapal dengan tradisi rutin setiap memperingati 10 Muharram.
“Karena bagi umat muslim, 10 Muharram itu banyak sejarah penting yang terjadi. Sehingga ini bentuk rasa syukur kami dengan membagikan bubur asyura ke masyarakat yang melintas,” ujar Aloes.
Persiapannya pun cukup panjang, tak kurang dari 100 kilogram beras yang digunakan sebagai bahan dasar utama pembuatan bubur asyura. Nantinya ada 2000 bungkus bubur asyura untuk dibagikan ke masyarakat umum.
“Selain itu sisanya nanti akan kami bagikan ke masyarakat sekitar agar bisa juga menikmati bubur yang penuh dengan keberkahan ini,” urainya.
Bagi masyarakat sekitar tentu sudah tidak asing dengan kekhasan dari bubur asyura yang gurih dicampur dengan berbagai sayur seperti kentang, wortel, kacang polong, bayam yang dimasak menggunakan kuah santan. Memasangnya pun membutuhkan waktu yang tidak sebentar mencapai 1,5 jam. Tak heran momen peringatan 10 Muharram ini begitu terasa spesial dengan kehadiran bubur asyura yang identik hanya ada di momen ini.
“Alhamdulillah semua kegiatan kami berjalan lancar berkat bantuan juga dari masyarakat sekitar dan dukungan dari langgar,” pungkasnya. (hun/beb)
Editor : izak-Indra Zakaria