Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Soroti Kinerja OPD

uki-Berau Post • 2023-08-07 15:14:27
Wendy Lie Jaya
Wendy Lie Jaya

 

TANJUNG REDEB - Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Wendy Lie Jaya menyoroti organisasi perangkat daerah (OPD) yang lamban dalam menyelesaikan pekerjaan, hingga menyebabkan SiLPA bagi OPD tersebut.

Ia pun meminta bupati agar bisa selektif, dalam penyaluran anggaran. Sebab, kinerja satu tahun OPD, tentu sudah bisa dipetakan oleh seorang pimpinan daerah.

Saat membahas Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pun, ia mengaku banyak program yang timbal baliknya untuk masyarakat dalam jangka panjang sangat minim.

Ia menilai, masih banyak program kerja yang mempunyai timbal balik untuk orang banyak perlu diprioritaskan. Seperti penanganan TPA dan bantuan pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani.

 “Fokus untuk solusi penanganan persoalan pertanian, dari penyampaian pihak Dinas Pertanian dan Peternakan, mengharapkan bantuan dari saluran pokok pikiran (pokir) DPRD,” ungkapnya.

Diakuinya, tentu dari DPRD sendiri bisa menyalurkan dana tersebut tetapi jumlahnya masih tergolong cukup terbatas. Terkecuali, apabila proker tersebut masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Pokir dari dewan jangan disamakan dengan program kerja yang memang asalnya dari bupati, karena kami (DPRD, red) memiliki hak masing-masing untuk mengelola anggaran,” katanya.

Terlebih, visi dan misi kepala daerah yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dinilai perlu adanya keselarasan dengan program kerja OPD. Hanya saja kendala anggaran yang tidak sesuai membuat beberapa OPD kerap kesulitan saat ingin mengeksekusi kinerjanya di lapangan.

“Tentu semua itukan memakai anggaran, OPD saja mengeluh sama kami. Sementara yang sangat kami sayangkan ada OPD lain yang tidak begitu bermanfaat program kerjanya itu anggarannya besar,” ucapnya.

Ia juga menyoroti soal pariwisata di Berau yang dianggap lamban dalam mengambil kesempatan. Sehingga, banyak wisatawan yang hanya datang sekali. Padahal perubahan pariwisata perlu dilakukan, mengingat Berau juga menjadi penyokong IKN nantinya.

“Pertambangan ini kita tahu, tidak bisa diperbaharui. Sektor pariwisata kita juga wajib digenjot,” tutupnya.(hmd/adv/arp)

 

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial