Penetapan daftar calon sementara (DCS) dalam Pemilu Serentak 2024 rampung pada 18 Agustus lalu. Untuk tingkat Kaltim, 97 bacaleg yang diajukan 18 parpol peserta pemilu dicoret karena hasil pemeriksaan kelengkapan berkas tidak memenuhi syarat (TMS).
SAMARINDA - Komisioner KPU Kaltim Divisi Teknis Penyelenggaraan Suardi menerangkan, dengan dicoretnya 97 bacaleg, tersisa 790 bacaleg yang telah resmi diplenokan dalam DCS Pileg 2024 mendatang. Bacaleg itu terdiri dari 480 bacaleg laki-laki dan 310 bacaleg perempuan.
“Jumlah itu belum termasuk dengan DCS bacaleg DPD RI sebanyak 21 orang,” tuturnya dikonfirmasi, kemarin (20/8).
Sepanjang 19–28 Agustus, lanjut dia, DCS itu, baik bacaleg parpol maupun DPD RI bakal dipublikasikan ke publik. KPU memberi ruang masyarakat untuk memantau dan bisa memberikan masukan atau tanggapan atas nama-nama bacaleg tersebut.
Selain bisa mengecek DCS yang sudah dipublikasikan lewat media massa, masyarakat juga bisa mengecek data bacaleg tersebut lewat situs resmi kepemiluan milik KPU Kaltim di kaltim.kpu.go.id. Lewat situs tersebut, masyarakat bisa menyampaikan tanggapan dan masukan atas DCS yang sudah ditetapkan.
“Tapi setiap masukan atau tanggapan yang diberikan harus disertai data diri dan bukti tanggapan dan masukan yang relevan,” ulasnya.
Tak hanya melalui situs tersebut, KPU juga membuka helpdesk pelayanan masukan dan tanggapan masyarakat di Sekretariat KPU Kaltim di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota.
Disinggung terkait masukan dan tanggapan seperti apa yang bisa diajukan, Suardi menerangkan, masukan atau tanggapan yang diajukan bisa beragam. Misal, ada masyarakat yang mengetahui jika ada yang sempat tersandung kasus ijazah palsu atau terpidana korupsi yang sempat dicabut hak politiknya usai pencabutan hak politik tersebut dalam pemilu kali ini. “Beragam. Itu hanya contoh, bisa juga tanggapan atau masukan yang positif,” sambungnya.
Pada 28 Agustus nanti, seluruh masukan dan tanggapan tersebut direkap dan diberikan ke parpol atau bacaleg DPD untuk dicermati kembali. “Tentu akan kami klarifikasi dulu semua tanggapan dan masukan tersebut,” singkatnya. (ryu/kri/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria