BIDUKBIDUK- Adanya aktivitas buaya di objek wisata Labuan Cermin, diakui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir membuat kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut menurun.
Dikatakannya, keberadaan buaya di Labuan Cermin sangat berpengaruh pada kunjungan wisatawan ke ujung Berau tersebut. Biasanya, kunjungan akhir pekan selalu padat pengunjung namun kini kondisinya berbeda.
“Dampaknya luar biasa. Kunjungan menurun," katanya.
Diakuinya, pengelola pariwisata di Bidukbiduk dan pemerintah kecamatan setempat, juga sudah melarang siapa pun yang datang untuk tidak berenang dengan alasan keamanan.
Adanya efek domino pelarangan tersebut, tentu membuat kunjungan berkurang dan mempengaruhi pendapatan masyarakat sekitar danau dua rasa tersebut.
"Jelas sepi. Kalaupun ada, tapi tidak sebesar ketika Labuan Cermin itu dibuka untuk umum seperti tahun-tahun sebelumnya," katanya.
Namun, untuk menyiasati masalah buaya di sana. Tentu ada upaya yang akan dilakukan, seperti memasang pagar di depan pintu masuk danau.
Sebenarnya, pagar sudah ada dibangun tapi sudah tidak biasa diandalkan, karena sudah rusak dan harus dilakukan perbaikan.
Selain itu, pihaknya dan pengelola wisata di sana juga sudah berkoordinasi dengan BKSDA Kaltim terkait keberadaan buaya di sana.
"Itu sudah dibahas dengan pengurus wisata di sana. Kami dari pemerintah tentu mendukung upaya itu. Karena bagaimana pun, objek wisata labun cermin ini, harus kembali hidup," jelasnya.
Ilyas juga mengatakan, di Bidukbiduk, tidak hanya sekedar Labuan Cermin saja sebagai objek wisata andalan. Ada juga Pulau Kaniungan, Air Terjun Bidadari, Lamin Guntur, dan masih banyak objek-objek wisata lainnya, yang menarik untuk dikunjungi.
Wisatawan yang berwisata ke Bidukbiduk tetap akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah. Meskipun tidak bisa merasakan kesejukan berendam di Labuan Cermin.
"Bidukbiduk memiliki banyak potensi wisata andalan Kabupaten Berau. Dan itu sangat layak untuk dikunjungi. Fasilitasnya juga terus dilakukan pembenahan, agar memudahkan dan memberi kenyamanan ketika dikunjungi," pungkasnya. (hmd/arp)
Editor : izak-Indra Zakaria