TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III, DPRD Berau, Saga menyoroti kondisi Pelabuhan Sidayang, Tanjung Batu. Sebab ada beberapa titik di bawah pelabuhan yang sudah keropos.
Dikatakannya, saat ini pelabuhan tersebut masih dalam pengerjaan peningkatan dermaga apung terlebih dahulu. Sehingga belum terfokus untuk perbaikan lantai dasar pelabuhan.
“Kami terus melakukan upaya ke pemerintah pusat atau provinsi untuk memperhatikan pelabuhan tersebut. Setidaknya ada sinergi antara daerah dan provinsi untuk menangani,” ujarnya kepada Berau Post belum lama ini.
Diketahui pelabuhan tersebut merupakan warisan dari Pekan Olahraga Nasional (PON) belasan tahun lalu.
Karena terbatas anggaran, Saga menilai realistis untuk perbaikan dermaga apung terlebih dahulu. “Supaya wisatawan nyaman, maka kami fokuskan dulu untuk peningkatan dermaga apungnya,” kata Saga.
Pelabuhan Sidayang masih menggunakan dermaga apung milik Pulau Derawan. Pasalnya, dermaga apung milik pelabuhan sudah lama rusak dan tidak memadai untuk dipakai lagi. “Jika tidak salah di Pulau Derawan itu ada dua dermaga apung, dan masih menunggu dermaga yang sedang dibangun,” ungkapnya.
Untuk membahas hal tersebut, Saga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), dan dipastikan ada anggaran untuk dermaga apung tersebut.
“Tahun ini menurut informasi yang saya terima dianggarkan. Semoga saja bisa terlaksana dengan cepat,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dermaga Pulau Derawan, Dinas Perhubungan Berau, Suprapto mengatakan masih digunakannya dermaga apung Pulau Dermawan di Pelabuhan Sidayang, karena masih menunggu pengadaan dermaga apung yang dilakukan di masa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2023.
“Ketika yang baru sudah sampai, maka yang kami pakai saat ini akan dikembalikan ke Pulau Derawan,” tuturnya.
Saat ini ia menyebut dermaga utama Pulau Derawan masih tengah dilakukan rehabilitasi. Wisatawan yang datang ke objek wisata tersebut juga kerap naik turun di lokasi dermaga penginapan masing-masing.
“Selama masa perbaikan ini, mereka (pengunjung, red) akan naik dan turun di dermaga penginapan masing-masing,” tuturnya.
“Kalau memang mereka di homestay yang tidak punya dermaga, biasanya akan diturunkan di dermaga milik Lapauta,” sambungnya. (aky/arp)
Editor : izak-Indra Zakaria