Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mulai Hari Ini KPM Diberi Beras 10 Kg

izak-Indra Zakaria • Jumat, 6 Oktober 2023 - 19:29 WIB
BERAS CPP: Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU Mulyono menyerahkan beras CPP tahap pertama kepada KPM, September 2023. Bantuan beras tahap kedua dibagikan mulai hari ini.(ari/kp
BERAS CPP: Kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU Mulyono menyerahkan beras CPP tahap pertama kepada KPM, September 2023. Bantuan beras tahap kedua dibagikan mulai hari ini.(ari/kp

DINAS Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara (PPU) mendistribusikan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) tahap kedua Oktober 2023, yang diawali pembagiannya mulai Jumat, 6 Oktober 2023, hari ini, total 98.990 kilogram kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 9.889 orang. “Atau masing-masing KPM menerima bantuan beras CPP sebanyak 10 kilogram,” kata Mulyono, kepala Dinas Ketahanan Pangan PPU, Kamis (5/10).

Dia merinci, pendistribusian beras CPP itu diberikan pada Jumat, hari ini, kepada KPM 3.694 orang di Kecamatan Penajam dengan total beras 36.940 kilogram. Kemudian, Senin, 9 Oktober 2023 di Kecamatan Babulu kepada 2.889 KPM dengan jumlah beras yang disalurkan 28.890 kilogram. Lalu, pada hari yang sama pembagian beras 9.760 kilogram diberikan kepada 976 KPM di Kecamatan Babulu dan Selasa, 10 Oktober 2023 penyaluran beras ini diberikan kepada 2.340 PKM di Kecamatan Sepaku dengan total 23.400 kilogram.

“Jumlah beras yang kami salurkan pada tahap kedua ini sama dengan penyaluran beras CPP tahap pertama awal September 2023 lalu,” kata Mulyono.

Tak hanya itu, dinasnya memprogramkan gerakan pasar murah kerja sama Dinas Pangan Tanaman Pangan Kaltim, Senin (16/10). Kegiatan ini, kata dia, akan diisi usaha mikro kecil menengah (UMKM), gelar pangan murah dan dirangkai Zoom Meeting nasional untuk memperingati Hari Pangan Sedunia. “Acara ini melibatkan pejabat (pj) gubernur Kaltim, dan Pj Bupati PPU Makmur Marbun yang juga diisi kegiatan menyosialisasikan penganekaragaman pangan lokal, atau diversifikasi pangan lokal, yaitu beragam, bergizi seimbang dan  aman atau B2SA,” ujarnya. (far/k15)

ARI ARIEF

ari.arief@kaltimpost.co.id

Editor : izak-Indra Zakaria
#penajam