TANA PASER - Jalan Zen Andi Assegaf di Desa Jone Kecamatan Tanah Grogot, Paser, tahun ini mulai tersentuh proyek pengerasan. Jalan ini dianggap warga tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah dalam kurun waktu sekitar 10 tahun. Baru lah pada 2023 ini, ada pengerasan dan alat berat diturunkan.
Warga sekitar, Rahmat Mulyana (52), menyampaikan terima kasih kasih kepada Bupati Paser Fahmi Fadli yang sudah mendengarkan aspirasi masyarakat dan ada pergerakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser.
"Alhamdulillah, bulan ini sudah ada perbaikan tambal lubang yang hampir merata di sepanjang jalan tersebut sekitar satu kilometer," kata Rahmat, Minggu (15/10).
Rahmat membeberkan kurang lebih 10 tahun jalan ini tidak pernah mendapat perawatan. Warga sangat berharap pada 2024 bisa dianggarkan peningkatan jalan konstruksi rigid, mengingat jalan ini selain warga juga sering dilewati ambulans dari Desa Pondong dan Padang Pengrapat. Jalan ini juga alternatif bagi anak sekolah, serta menjadi jalur pintas kendaraan berat lainnya. Di jalan ini juga telah berdiri rumah ibadah umat Hindu, yaitu pura.
"Semoga jalan ini bisa mulus bisa terealisasi. Sama seperti jalan lain di dalam kota yang sudah mulus semuanya. Sekali lagi terima kasih pak bupati," ucapnya. Sejumlah jalan lain di perkotaan Tana Paser dan sekitarnya saat ini sudah mulai perbaikan. Diharapkan bisa sampai ke titik Jalan Zen Assegaf.
Terpisah Kabid Bina Marga DPUTR Paser Asnawi mengatakan, pemerintah daerah akan terus mengalokasikan peningkatan jalan di berbagai titik, termasuk titik strategis di wilayah Jone, yaitu Jalan Zen Assegaf.
"Rencananya di APBD 2024 akan kembali dianggarkan untuk titik jalan tersebut," kata Asnawi. Pengesahan APBD 2024 diperkirakan pada November, dari hasil itu baru DPUTR Paser bisa mengetahui apakah masuk anggarannya atau tidak. (jib/far/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria