JAKARTA–Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengapresiasi tren positif yang ditorehkan pada kinerja transaksi pengadaan barang dan jasa tahun ini. Hal itu disampaikan saat membuka Rakornas Pengadaan, Selasa (7/11).
Dia memuji seluruh pihak terkait, terutama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang mencatat pertumbuhan transaksi pengadaan barang/jasa dengan mengutamakan produk dalam negeri (PDN) dan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMKK) melalui platform Katalog Elektronik, yang kian mengalami peningkatan.
Teten juga mengungkapkan, kementerian yang ia pimpin terus berkomitmen mendukung transformasi PBJ dengan fokus pada pemberdayaan UMKM. “Kami ingin PDN dibeli dan kualitasnya terus ditingkatkan, agar lebih sejalan PBJ dapat dipenuhi oleh UMKM, sehingga KLPD perlu melakukan pembelian produk UMKM dengan konsolidasi pengadaan dan melakukan substitusi produk impor menggunakan produk PDN,” sambungnya.
Saat ini, kinerja PBJP secara nasional berada pada tren positif. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) yang semakin tepat, bermanfaat dan berdampak pada kemajuan bangsa.
Capaian jumlah produk tayang dalam Katalog Elektronik telah melebihi target 5 juta produk sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, yakni 6,9 juta produk telah tayang pada Katalog Elektronik dengan total nilai transaksi mencapai Rp 161,3 triliun. Capaian ini meningkat dibandingkan capaian target tahun sebelumnya yakni 2,4 juta produk tayang dengan total nilai transaksi Rp 93,9 triliun.
Kalimantan Timur pun turut dalam lautan momen kemeriahan Rakornas tersebut. tampak Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Sekkab Kutai Kartanegara Sunggono bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal, perwakilan wali kota dan bupati hadir pada kegiatan berskala nasional ini. (adv/diskominfokaltim/sef/pt/ind/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria