SAMARINDA—Gelaran Selili Jazz Festival 2023 pada Minggu (19/11) lalu diapresiasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim. Event musik asli Samarinda itu memberikan ruang bagi pelaku dan penikmat musik Jazz yang ada di Kaltim.
Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi mengatakan, festival tersebut seharusnya perlu dilakukan secara rutin tiap tahunnya. "Festival seperti ini tentu jadi daya tarik bagi pelaku musik karena telah mendapatkan panggung untuk mengembangkan potensinya," bebernya.
Diketahui, sejumlah pelaku musik lokal dari yang mengisi di festival tersebut di antaranya, Verryans, Pawsletter, Sindiranada, Kinoy, dan beberapa pelaku ekonomi kreatif (ekraf) lainnya. Baihaqi menilai, festival itu bisa menjadi langkah besar dalam meningkatkan industri kreatif dan mengangkat destinasi pariwisata daerah.
"Momen ini harus dimanfaatkan dengan baik. Utamanya meningkatkan ekraf dan destinasi wisata yang ada. Terlebih, pemandangan di kawasan Selili juga bagus. Bisa melihat Sungai Mahakam dari atas bukit," pungkasnya.
Kendati demikian, Baihaqi menyebut event tersebut bukan hanya menjadi hiburan semata. Namun, bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kaltim. "Harapannya, sektor pariwisata di Kaltim bisa lebih berkembang ke depannya. Sekaligus menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar juga," ujarnya. (adv/hmsdispar/ndy)
Editor : izak-Indra Zakaria