Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mulakan Produksi Film Pendek, Plot Romansa Berlatar Wisata Kaltim

izak-Indra Zakaria • 2023-11-24 09:27:29
ELOK: Sungai Mahakam akan menjadi latar belakang dalam film pendek yang sedang diproduksi Dinas Pariwisata Kaltim.
ELOK: Sungai Mahakam akan menjadi latar belakang dalam film pendek yang sedang diproduksi Dinas Pariwisata Kaltim.

Sepanjang alirannya, keindahan Sungai Mahakam seolah tak ada ujungnya. Membuat semua terpikat untuk mengeksplorasi keelokannya dari berbagai sisi.

 

DINAS Pariwisata (Dispar) Kaltim pun melirik potensi tersebut. Mereka pun menjadikan sungai sepanjang 980 km itu sebagai latar belakang sebuah film pendek berjudul Mahakam Love Story.

Bekerja sama dengan Kotak Imajinasi Studio, rumah produksi asal Samarinda, film pendek ini bercerita tentang trauma dan kisah cinta dua orang yang bertemu di atas kapal wisata yang biasa beroperasi di Sungai Mahakam.

Film ini disutradarai oleh Fatqurozi, seorang sutradara berbakat di Kaltim. Sementara produser film ini adalah Achmad Ridwan, atau yang akrab disapa Awan. “Film ini bertujuan mempromosikan potensi wisata di Kaltim, khususnya Sungai Mahakam di Samarinda. Kami ingin menunjukkan keindahan alam dan budaya di sini, sekaligus menghibur penonton dengan cerita yang menarik dan romantis,” ujar Awan dalam keterangan tertulisnya.

Setelah melalui tahap praproduksi yang cukup panjang, film ini akhirnya memulai proses syuting sejak Kamis (23/11). Awan berharap film ini selesai tepat waktu dan dapat ditayangkan di berbagai platform media sosial. “Kami berharap film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kaltim. Kami juga berharap film ini dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kaltim dan menikmati pesona Sungai Mahakam,” tutur Awan.

Film Mahakam Love Story merupakan film pendek kedua yang diproduksi Dispar Kaltim pada 2023. Sebelumnya mereka memproduksi film pendek berjudul Hantu Banyu yang bergenre horor. Hantu Banyu juga mengambil latar belakang Sungai Mahakam, namun dengan nuansa yang berbeda.

“Kami ingin menampilkan berbagai genre film yang berbeda, agar penonton tidak bosan. Jika film Hantu Banyu mengandalkan ketegangan dan horor, film Mahakam Love Story mengandalkan drama dan romansa. Kami berharap kedua film ini dapat menunjukkan kekayaan dan keragaman Kaltim,” kata Awan. (adv/dispar/ndy)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Dispar